Unmer Bina Pembentukan Koperasi Dusun Grangsil

  • 10-01-2020 / 12:51 WIB
  • Kategori:Kampus
Unmer Bina Pembentukan Koperasi Dusun Grangsil ICON BARU: Warga lakukan senam bersama di spot Foto Jembatan Kampung Bunga Grangsil  

Malangpostonline.com - Dalam rangka pengembangan Kampoeng Boenga Grangsil, Dosen Program Studi Arsitektur dan PPDM Unmer Malang berkoordinasi dengan Perangkat Desa Jambangan dan juga Kepala Dusun Grangsil Kecamatan Dampit Kabupaten Malang. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di ruang Prodi Teknik Arsitektur Universitas Merdeka Malang, dengan pembahasan utama tentang pembentukan Koperasi Kampoeng Boenga Grangsil (KBG). 

Dalam rapat tersebut turut hadir Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Malang (YPTM) Tugino Soekarno., SE., Kol. Purnawirawan sebagai narasumber. Menurutnya, pembentukan koperasi sangat tepat untuk pengembangan perekonomian masyarakat Dusun Grangsil, dalam kerangka pengembangan DWKBG. “Koperasi KBG merupakan payung unit usaha Pengembangan DWKBG, Pengembangan dan penjualan hasil pertanian, Simpan Pinjam, dan kegiatan usaha lainnya,” kata Tugiono. 

Pengembangan DWKBG merupakan Pendampingan Program Pengembangan Desa Mitra yang dilakukan oleh dosen-dosen Universitas Merdeka (Unmer) dan diketuai oleh Prof. Ir. Respati Wikantiyoso., MSA., Ph.D., Dosen Program Studi S1 dan S2 Arsitektur Unmer Malang.  Saat ini pendampingan pengembangan DWKBG telah memasuki fase Pembentukan Koperasi KBG. 

Prof. Ir. Respati Wikantiyoso., MSA., Ph.D menyampaikan, bentuk lembaga koperasi dipilih karena memiliki beberapa keuntungan.  Antara lain koperasi merupakan gerakan ekonomi kerakyatan, sehingga sesuai dengan kebutuhan pengembangan perekonomian masyarakat. 

Selain itu, kata dia, koperasi adalah usaha yang dijalankan berdasarkan atas asas kekeluargaan, sehingga memiliki ikatan kerja sama yang kuat dan sangat berpihak pada kepentingan masyarakat di Dusun Grangsil. “Pembagian Sisa Hasil Usaha bukan hanya ditentukan berdasarkan modal, melainkan tingkat partisipasi dari anggotanya,” ujarnya. 

Dalam rapat tersebut juga dibahas dan disepakati tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD&ART) Koperasi KBG.  AD & ART Koperasi KBG terdiri dari 19 BAB dan 43 Pasal, yang diantaranya menetapkan Koperasi Kampung Bunga Grangsil berkedudukan di Dusun Grangsil Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang.

Respati menambahkan, Pembentukan Koperasi Kampung Bunga Grangsil bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat Dusun Grangsil berdasar azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. “Semua akan bersinergi ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya. 

Di dalam rapat itu juga telah ditetapkan H. Tugino S., SE Kol. Purn., dan Prof. Ir. Respati Wikantiyoso., MSA., Ph.D sebagai anggota kehormatan Koperasi KBG. Keduanya juga mendapatkan amanah untuk terus mendampingi Koperasi KBG dalam proses pengembangannya. 

Sementara itu di Dusun Grangsil telah berdiri Jembatan Kampung Bunga Grangsil yang menjadi icon baru Destinasi Wisata Kampoeng Boenga Grangsil (DWKBG). Spot baru yang dibuka untuk umum pada Tanggal 1 Januari 2020 tersebut menempati area seluas kurang lebih 1000 meter persegi. Area ini dapat digunakan untuk kegiatan kelompok, seperti training, wisata edukasi dan lainnya. (mp4)

Editor : Agiem
Uploader : slatem
Penulis : Agiem
Fotografer : Agiem

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU