SD Insan Amanah Launching Buku Karya 50 Siswa

  • 20-08-2018 / 00:00 WIB
  • Kategori:Sekolah
SD Insan Amanah Launching Buku Karya 50 Siswa KEBERSAMAAN: Suhardini Nurhayati M.Pd., (paling kiri) Kepala SD Insan Amanah bersama dengan 50 siswa – siswi penulis buku The Journey. (Ian Malang Post/malang Post)

MALANG– SD Insan Amanah melaunching buku berjudul The Journey ‘Kisah Inspiratif Berbasis PPK (Penguatan Pendidikan Karakter)’ karya 50 anak didiknya, bertepatan dengan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara launching tersebut dilaksanakan seusai upacara detik detik Proklamasi yang digelar di halaman sekolah pada Jumat (17/8).

Buku setebal 121 halaman ini menceritakan tentang perjalanan dan pengalaman yang dilalui siswa SD Insan Amanah saat studi ekskursi di Singapore tahun lalu. Dalam acara launching tersebut, turut hadir orang tua siswa dari 50 penulis yang saat itu rata rata duduk dibangku kelas 4 dan 5.

“Buku itu kami gagas tahun lalu, tepatnya pada bulan Maret. Saat itu anak anak hendak studi ekskursi. Kami ingin anak anak pulang dari sana itu membawa sesuatu. Apa yang dibawa? yaitu makna hidup. Maka itu harus tertulis, saya nggak mau itu hilang dan menguap. Nah dari situ anak anak kemudian dilatih jurnalistik 3 hari, dan ternyata hasilnya bagus kemudian kita masukkan ke penerbit,” ungkap Suhardini Nurhayati M.Pd., Kepala SD Insan Amanah kepada Malang Post.

Buku The Journey ini bahkan telah dijual secara komersil dengan harga yang relatif terjangkau dengan banderol Rp 40 ribu dan telah dicetak sebanyak 500 eksemplar pada cetakan pertama. Tentu tak mudah dalam proses pencetakan buku tersebut. Dini, sapaan akrabnya, mengatakan, banyak hal yang harus dipenuhi agar penerbit bisa mencetak buku dan menjualnya secara umum.

“Kami harus mengadakan uji kelayakan buku ini. Mulai dari unsur keterbacaannya bagaimana, kalau dibaca anak anak lain tertarik nggak kira kira. Kami lakukan itu, termasuk uji similarity, kesamaan dengan buku lain dan sebagainya,” tambah Dini.

Buku The Journey ini telah ditinjau dan dibaca oleh Prof. Djoko Saryono, salah satu ahli literasi dan juga guru besar Universitas Negeri Malang (UM) yang selanjutnya bersedia memberikan kata pengantar dalam buku tersebut. Tak hanya itu, Dra. Zubaidah M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang juga turut serta memberikan kata pengantar dalam buku tersebut.

Menurut Dini, buku ini sangat cocok untuk dibaca semua kalangan khususnya anak anak dan orang tua. Dini menjelaskan, gaya bahasa yang digunakan dalam buku tersebut menggunakan pendekatan gaya bahasa anak anak, namun tetap dengan standar bahasa yang mudah dipahami oleh siapapun. “Karakteristik anak anak-nya kena. Mereka menceritakannya dengan natural ala anak anak. Buku ini wajib dibaca oleh anak anak dan yang kedua adalah orang tua,” tambahnya.

Sementara itu, Dra. Indah Warniati, Pengawas SD dari Dinas Pendidikan Kota Malang yang hadir pada launching sangat mengapresiasi apa yang telah dicapai SD Insan Amanah.

Menurut Indah, hal itu merupakan suatu pencapaian yang bagus bagi anak anak seusia SD karena telah mampu membuat karya berupa buku. “Saya dari awal menjadi kepala sekolah sudah mengawali untuk memunculkan pendongeng cilik. Nah ternyata disini justru anak anaknya sudah membuat buku. Ini sesuatu yang lebih tinggi lagi, karena itu saya turut bangga,” ujar Indah Warniati. (mp3/sir/udi)

Editor : udi
Uploader : irawan
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU