Peringatan HUT ke-73 RI Di SDN Blimbing 2, Mahasiswa Universitas Hiroshima Ikut Upacara

  • 20-08-2018 / 10:37 WIB
  • Kategori:Sekolah
Peringatan HUT ke-73 RI Di SDN Blimbing 2, Mahasiswa Universitas Hiroshima Ikut Upacara SIAP GRAK: Kepala SDN Blimbing 2 Malang menjadi inspektur upacara Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan yang dihadiri Mahasiswa Universitas Hiroshima Jepang. (Foto sirhan sahri/malang post)

MALANG- Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI tahun 2018 di SDN Blimbing 2 kota Malang Jumat (17/8), diawali dengan upacara bendera dipimpin Kepala Sekolah Dwi Darti Iriantini S.Pd. M.Hum. Upacara yang dilaksanakan di halaman sekolah itu diikuti pengurus  Komite dan Paguyuban sekolah, serta semua siswa dari kelas satu hingga kelas 6 yang berjumlah 208 siswa.

Menariknya, dalam upacara tersebut diikuti 24 Mahasiswa Universitas Hiroshima Jepang yang sedang melakukan pertukaran pelajaran di salah satu perguruan tinggi di Kota Malang. Mereka ingin melihat langsung upacara peringatan HUT Kemerdekaan yang ada di sekolah tersebut.

Robb Jae Yong Lee, Ketua Rombongan Mahasiswa Jepang melalui penerjemahnya, Dessy Wurry mengatakan, jika dirinya merasa senang dan beruntung karena mahasiswanya diberikan kesempatan  mengikuti kegiatan perayaan Kemerdekaan dan sangat kagum pada siswa SDN Blimbing 2 yang begitu tegas dan menghayati dalam mengikuti upacara.

Sebelum upacara bendera dilaksanakan, acara diawali dengan penyambutan para mahasiswa Jepang dengan mengalungkan selendang yang diberikan siswa siswi SDN Blimbing 2, setelah itu para mahasiswa Jepang yang terdiri putra dan putri ikut dalam barisan mengikuti prosesi upacara bendera. “Ini adalah tahun ketiga perayaan HUT Kemerdekaan RI di sekolah kami diikuti mahasiswa dari Jepang,“ kata Kepala SDN Blimbing 2, Dwi Darti Iriantini kepada Malang Post, kemarin.

Selain upacara bendera, sekolah juga menyuguhkan beberapa atraksi ekstrakulikuler kepada  para mahasiswa Jepang. Seperti tarian tali rampa, karate Pramuka dan seni hadrah Al Banjari. Selanjutnya para mahasiswa Jepang mengajak semua siswa masuk ke kelasnya masing masing untuk memberikan pelajaran tentang budaya Jepang, dan beberapa permainan termasuk keterampilan melipat kertas atau origami.

Dwi menambahkah, jika sebelumnya sekolah juga mengadakan jalan sehat yang melibatkan warga yang ada di sekitar sekolah, serta penggalangan dana untuk korban gempa bumi di Lombok. ‘’Kami berharap dengan adanya kegiatan ini anak anak mampu meningkatkan prestasi belajarnya, sehingga apa yang diharapkan orang tua dapat terkabul,’’ tuturnya. (mp2/sir/udi)

Editor : udi
Uploader : dinda
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU