SD Islam Sabilillah Malang Maknai Kurban dengan Berkreasi dan Berbagi

  • 24-08-2018 / 09:44 WIB
  • Kategori:Sekolah
SD Islam Sabilillah Malang  Maknai Kurban dengan Berkreasi dan Berbagi SERU: Nasywa Anindya bersama temannya bersama-sama memasak sate di halaman SD Islam Sabilillah Malang. ( Ditta Diah/ Malang Post )

MALANG- Halaman SD Islam Sabilillah Malang tampak berbeda dengan segerombolan siswa kelas enam yang sedang asyik membakar sate, kemarin. Terlihat beberapa siswa sibuk meminta bantuan juri untuk menyalakan tungku api. Tentu hal ini menjadi pengalaman tersendiri bagi seluruh siswa. Pasalnya, baru tahun ini sekolah menggelar lomba memasak sate daging kambing dalam menyemarakkan peringatan Idul Adha 1349 H.

“Lomba ini seru sekali, ini pengalaman pertama memasak bersama. Saya berharap menang,” ujar salah satu kelas 6 SD Sabilillah Malang, Nasywa Anindya kepada Malang Post.

Selain sebagai pengalaman baru siswa, dalam kegiatan ini akan memumpuk rasa kebersamaan dan saling menghargai orang lain. Seperti yang disampaikan salah satu juri lomba, Aninin Widiastutik. Nantinya, masakan siswa juga akan dibagikan langsung pada warga sekitar sekolah untuk melatih rasa saling peduli.

“Siswa dapat mempelajari makna berkurban dalam keikhlasan dengan sedikit banyak yang mereka keluarkan untuk berkurban tetap dapat pahala. Mereka dapat menghargai hasil karya orang lain dan dapat belajar menciptakan sesuatu harus maksimal,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Idul Adha SD Sabilillah Malang, Siti Aisyah SAg menegaskan, peringatan Idul Adha tahun ini tak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Diawali dari kegiatan manasik haji yang dilaksanakan siswa kelas 1-5 dengan total seribu peserta. Selain itu, siswa juga ditunjang dengan materi pembelajaran idul kurban.

Sedangkan kegiatan pembagian daging kurban juga dilakukan siswa dari kelas 1-6. Siswa kelas satu membagikan daging di wilayah Karanglo, kelas dua di Tangsari, kelas tiga di Tasikmadu, kelas empat dan enam di sekitar sekolah yakni area Blimbing.

“Untuk kelas lima, kami tak hanya mengajak siswa tapi juga majelis orang tua siswa (MOS) untuk ikut membagikan daging di dusun Bocek Karangploso,” tutup Siti Aisyah. (ita/sir/oci)

Editor : oci
Uploader : dinda
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU