Siswa SMP Islam Sabilillah, Lomba Reportase, Ikuti Bedah Organ Hewan Kurban

  • 25-08-2018 / 09:54 WIB
  • Kategori:Sekolah
Siswa SMP Islam Sabilillah, Lomba Reportase, Ikuti Bedah Organ Hewan Kurban LATIHAN: Siswa SMP Islam Sabilillah Malang ikuti kegiatan bedah organ hewan bersama dokter hewan. ( Foto IST )

MALANG– Bagian dari literasi tidak hanya membaca namun juga komunikasi, untuk itu SMP Islam Sabilillah Malang mengadakan lomba reportase pada rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha, Kamis (23/8). Setiap kelompok terdiri dari tiga siswa di masing-masing kelas mulai dari kelas VII hingga VIII dengan total 15 tim.

Sebelum mengikuti lomba ini semua tim telah mendapatkan briefing dari gurunya tentang bagaimana menjadi jurnalis. Perencanaan pun dilakukan oleh masing-masing tim dengan membuat poin-poin pertanyaan sehingga benar-benar siap ketika hari H lomba dan terjun langsung ke lapangan.

Kepala SMP Islam Sabilillah Malang, Idi Rathomy Baisa, S.Pd., M.Pd, mengungkapkan, lomba reportase sengaja dipilih lantaran sekolah sedang gencar-gencarnya mengembangkan budaya literasi yang didalamnya tidak hanya melulu membaca, namun juga kemampuan siswa dalam berkomunikasi.

“Kemampuan tersebut ada di lomba reportase, karena mereka dituntut untuk menanyakan pertanyaan kritis kepada nara sumber yakni guru dan teman-temannya yang mengikuti rangkaian kegiatan Idul Adha. Terpenting siswa mampu menuangkan hasil wawancara kedalam sebuah tulisan,” ungkap Idi.

Hal itu juga sejalan dengan pengembangan kemampuan abad 21 yang digalakkan SMP Islam Sabilillah Malang dalam menjadikan siswa berpikir kritis, kreatif, kerja sama, dan komunikasi. Lomba reportasi tersebut merupakan salah satu dari pembelajaran abad 21.

Bahkan peringatan kali ini bertemakan Kurban Project Base Learning yakni suatu kegiatan Idul Adha yang berbasis proyek. Diantaranya, bedah organ hewan siswa belajar secara detail bagian-bagian organ dalam hewan, lomba reportase yang menghasilkan sebuah tulisan, dan ada kegiatan edukasi dari siswa SMP Islam Sabilillah Malang di salah satu SD Negeri.

“Sedangkan pada lomba reportase penerapan abad 21, yakni berpikir kritis diwujudkan ketika mereka wawancara kepada guru atau temannya bagaimana menggali pertanyaan lainnya, kerja sama dilihat dari bagaimana siswa tersebut berkolaborasi dengan timnya sehingga memberikan hasil maksimal, kreatif dalam menuangkan hasilnya kedalam tulisan,” urainya.

Setelah tim reportase selesai melaksanakan wawancara selanjutnya mereka kembali ke kelas untuk membuat release berita. SMP Islam Sabilillah Malang juga turut mendatangkan redaktur Malang Post, Lailatur Rosida untuk memberikan motivasi kepada seluruh tim seputar bagaimana menjadi jurnalis sebuah media sekaligus nantinya juga untuk menilai hasil reportase mereka.

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMP Islam Sabilillah Malang, Arif Panduwinata, S.Pd, menambahkan, selain lomba reportase seluruh siswa juga mengikuti kegiatan lainnya, seperti memasak, bedah organ hewan, penyuluhan dan pembagian hewan kurban.

“Tidak ada siswa yang menganggur, semua ikut andil dalam kegiatan ini. Tujuannya untuk edukasi kurban bagaimana kurban yang betul dari segi pelaksanaannya, kesehatan hewan kurban dan manfaatnya bagi orang lain,” ujar Arif.

Ia melanjutkan, kegiatan Idul Adha kali ini dirancang untuk memberikan edukasi kepada seluruh siswa bahkan agar pembelajaran kontekstual yang disampaikan lebih detail dan benar sekolah juga turut mengundang dinas peternakan dan kesehatan hewan serta dokter hewan.

“Sementara hasil masakan siswa disajikan kepada tukang becak untuk berbagi berkah kepada mereka. Selain itu juga ada kegiatan charity di SDN Tunjung Sekar 2 dengan memberikan langsung daging kurban, siswa juga memberikan edukasi kepada peserta didik disana seputar hewan kurban,” pungkasnya. (lin/udi)

Editor : udi
Uploader : dinda
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU