230 Siswa TK Restu 2 Serentak Menari Kreasi Topeng

  • 03-09-2018 / 12:53 WIB
  • Kategori:Sekolah
230 Siswa TK Restu 2 Serentak Menari Kreasi Topeng TARI TOPENG: Siswa TK Restu 2 serentak menari dengan hentakan tegas dan lincah menggambarkan kegagahan prajurit gajah mada dalam mempersatukan Indonesia.

MALANG– TK Restu 2 Malang menampilkan tari kreasi topeng masal sebagai puncak pembelajaran sentra bertemakan Malang Kota Indah pada Sabtu (1/9). Sebanyak 230 siswa serentak menari dengan hentakan tegas dan lincah menggambarkan kegagahan prajurit gajah mada dalam mempersatukan Indonesia.

Tari kolosal topeng yang dibawakan seluruh siswa TK Restu 2 Malang ini juga menyiratkan sebuah pesan bahwa dalam menuntut ilmu dibutuhkan perjuangan yang keras laksana prajurit yang berperang. Lantaran didalam mencapai tujuan membutuhkan semangat dan usaha keras untuk meraihnya.

Koreografer tari Kreasi Topeng, Mega Sinta Oktavia, S.Pd, mengungkapkan, dalam menampilkan pertunjukan yang luar biasa ini tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya satu minggu latihan mereka sudah mampu menguasainya.“Tarian kolosal yang menggambarkan prajurit gagah berani ini di dalam gerakannya lebih mengungkapkan kegagahan, namun ada beberapa gerakan yang dikreasikan terutama di bagian yang sulit dihafalkan anak-anak,” ungkap Mega, sapaan akrabnya.

Uniknya, topeng yang dikenakan saat menari merupakan hasil kreasi siswa dengan mamanya. Mereka bebas menghias topeng malangan tersebut sesuai kreativitas siswa, baik dari segi corak maupun warna yang dituangkan.

TK Restu 2 Malang berhasil menggelar gebyar puncak pembelajaran sentra lantaran tidak hanya siswa yang berhasil tampil maksimal. Begitupun juga dengan para guru, mereka pun turut serta menampilkan pertujukan drama kolosal berkisah tentang kerajaan Majapahit. Terutama menggambarkan sosok patih gajah mada dalam proses menyatukan Indonesia.

“Dengan adanya Patih Gajah Mada ini dari yang dulunya terpecah-pecah kemudian disatukan menjadi Indonesia. Namun dalam drama yang dibawakan sebagian guru ini juga dibumbui dengan kreasi-kreasi baru yang humoris sehingga siswa tertarik menyaksikan,” ungkap Mega yang juga guru TK Restu 2 Malang ini.

Sementara itu, Kepala TK Restu 2 Malang, Dra. Siti Asiyah, menambahkan, kegiatan ini merupakan puncak tema metode pembelajaran sentra yang orientasinya saintifik. Selain mengenalkan budaya lokal yakni topeng malangan juga menanamkan kepada mereka mengenai kerja sama bahwa melalui kebersamaan maka sebuah prestasi dan kesuksesan akan terwujud.

“Kebersamaan tersebut kami ajarkan dengan praktik langsung yang tidak hanya melibatkan siswa, namun juga para guru, karyawan dan orang tua. Prinsip kami apabila di dalam pembelajaran ada praktik langsung maka 80 hingga 90 persen akan selalu tertanam di benak mereka,” terangnya.

Kemeriahan gebyar seni kreasi topeng TK Restu 2 Malang ditutup oleh lagu Asian Games 2018 yang berjudul Meraih Bintang. Semua peserta baik siswa, guru, dan orang tua yang hadir serentak menari penuh semangat mengikuti irama lagu yang pernah dibawakan oleh Via Vallen ini.

“Selain pembelajaran langsung lima sentra yang kami terapkan di sekolah juga sebagai ajang kreativitas seni bagi siswa kami, mulai dari melukis topeng hingga tarian yang dibawakan. Kedepan kami juga akan mengagendakan sentra pekerjaan,” tutup Asiyah. (sir/lin/udi)

Editor : udi
Uploader : dinda
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU