Bangun Kebersamaan Dengan Kepramukaan

  • 04-09-2018 / 08:40 WIB
  • Kategori:Sekolah
Bangun Kebersamaan Dengan Kepramukaan Ratusan siswa SMP Negeri Satu Atap Kabupaten Malang berkumpul mengikuti even Pioneering Camp di Bumi Perkemahan Desa Lebakharjo, Ampelgading.

MALANG - Pada pertengahan bulan lalu, ratusan siswa dari SMP Negeri Satu Atap Kabupaten Malang berkumpul di Bumi Perkemahan Desa Lebakharjo, Ampelgading. Mereka mengikuti even Pioneering Camp, yang digelar selama dua hari. 

Kegiatan ini juga bertepatan dengan digelarnya Pertemuan Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 di lokasi yang sama.  Sehingga, membuat even nasional ini menjadi semakin meriah dengan aksi dan kreatiftas siswa-siswi SMP Negeri Satu Atap. 

Selama kegiatan Pioneering Camp, para siswa berekspresi dengan berbagai kreatifitas yang mereka miliki. Baik yang berkaitan dengan materi kepramukaan, maupun potensi mereka di bidang seni. Berbagai kebolehan ditampilkan oleh siswa pada saat itu. 

Seperti baris berbaris kreasi, membuat pioneering hingga keahlian tali menali. “Kegiatan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi anak-anak kami. Bisa berkemah dan menyalurkan kreatifitasnya dalam kegiatan pramuka,” ucap Suyatno, Kepala SMPN 3 Satu Atap Tirtoyudo.  

“Apalagi mereka bisa ikut berpartisipasi memeriahkan kegiatan dari Kwartir Nasional dan berada di tempat yang bersejarah ini,” tambahnya. Kordinator kegiatan, Slamet Mulyono, S.Pd mengatakan pertemuan SMP Negeri Satu Atap yang dikemas dalam kegiatan pramuka rutin dilaksanakan. 

Lokasi kegiatan setiap tahun selalu berbeda. “Kita pernah juga gelar di Coban Rondo, Ngantang, Pujon dan Tumpang. Tergantung kesepakatan bersama. Tahun ini digelar di Lebakharjo, pas bersamaan dengan agenda KPN. Ini sangat luar biasa,” ucapnya kepada Malang Post.

Inisiatif dan peran serta SMPN Satu Atap dalam kegiatan KPN diapresiasi oleh pihak Kwartir Daerah dan Kwartir Nasional. Sebab keberadaan peserta Pioneering Camp di Lebakharjo dapat menjadi pilot project peserta KPN. 

Setiap agenda yang digelar dalam Pioneering Camp menjadi perhatian dan objek pelatihan bagi para peserta KPN yang notabene merupakan kumpulan pembina dan pelatih pramuka seluruh Indonesia.  Banyak pelatih dan pembina dari berbagai daerah melakukan praktik pada peserta Pioneering Camp. 

Mulai Jambi, Papua, Bali, Aceh  dan dari Kwarnas sendiri. Tentu hal ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. “Kami juga bisa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menarik banyak narasumber yang hadir dalam KPN,” ujar Slamet, Ketua Kwaran Ampelgading. 

Kepala SMP Negeri 5 Satu Atap Ampelgading ini menuturkan,  sejak tahun 2007 didirikanya SMP Negeri Satu Atap, sekolah-sekolah ini telah memiliki program kepramukaan sendiri yang terpisah dari SMP Negeri lainnya. Program tersebut mereka namakan Jambore Penggalang SMP Negeri Satu Atap. 

Dan hingga kini program ini berjalan dengan baik. “Tahun ini kita sudah menggelar ke 10 kalinya kegiatan jambore ini. Hal ini menunjukkan bahwa kita tidak kalah dengan SMP Negeri yang lain,” terangnya. Hingga tahun 2018, tercatat ada 28 sekolah SMP Negeri Satu Atap di Kabupaten Malang. 

Meskipun siswanya tidak banyak, namun keberadaan SMPN Satu Atap memiliki andil besar terhadap kemajuan bangsa. Utamanya dalam hal pendidikan yang secara nasional bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat. 

“Dengan adanya SMP Satu Atap, maka mereka yang dulunya hanya lulus SD bisa melanjutkan ke tingkat SMP, minimal kami bisa mengurangi angka pernikahan dini di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Sejauh ini, lanjut Slamet, telah banyak lulusan SMP Negeri Satu Atap yang berkiprah dan memiliki peran penting di tengah kehidupan masyarakat. Diantaranya menjadi guru dan TNI Polri. “Ini menunjukan kualitas dari produk yang kami hasilkan itu tidak kalah dengan yang lain,” kata dia. 

Mantan Kepala SMPN 4 Satu Atap Ampelgading ini menambahkan, bahwa pada hari ini (4/9), akan ada pertemuan seluruh Kepala SMP Negeri Satu Atap se Kabupaten Malang. Pertemuan akan dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. 

Dengan agenda rapat yang akan membahas tentang strategi dan program satu tahun kedepan. “Seluruh Kepala Sekolah SMPN Satu Atap akan berkumpul dengan agenda pembahasan terkait program pengajaran dan peningkatan mutu sekolah,” tutupnya. (mp1/mar/sir)

Editor : mar
Uploader : angga
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU