Wow, 140 Tanaman di SMPN 6 Malang Dilengkapi Barcode

  • 04-09-2018 / 23:21 WIB
  • Kategori:Sekolah
Wow, 140 Tanaman di SMPN 6 Malang Dilengkapi Barcode INOVATIF: Siswa dan guru seusai mencoba mengidentifikasi tanaman menggunakan barcode.(Linda Epariyani Malang Post)

MEMANFAATKAN kecanggihan teknologi untuk pembelajaran siswa, SMPN 6 Malang membuat inovasi baru dengan mengidentifikasi semua tanaman melalui barcode. Sebanyak 140 jenis tumbuhan sudah mampu diakses hanya dengan men-scan barcode yang diletakkan disampingnya dengan bantuan aplikasi QR & Barcode Scanner.

Hanya dengan men-scan barcode tersebut, secara otomatis semua informasi terkait tanaman akan muncul mulai dari nama latin, uraian, klasifikasi ilmiah, hingga manfaatnya. Dari ratusan jenis tersebut yang saat ini sedang dikembangkan identifikasinya yakni jenis buah-buahan dan tanaman hias, sementara jenis sayur maupun toga masih dalam proses.

Guru TIK SMPN 6 Malang, M. Syarif Hidayatullah, S.Kom, mengungkapkan, munculnya inovasi pembelajaran secara kontekstual ini dilatar belakangi oleh banyaknya tanaman yang ada di sekolah. Tanaman tersebut lambat laun jumlahnya terus meningkat, sehingga tercetus ide untuk memberikan kode di masing-masing tumbuhan.

“Semua tanaman yang ada di SMPN 6 Malang perlu diidentifikasi, sehingga apabila seluruh warga sekolah baik siswa maupun guru ingin mengetahui secara detail bisa dengan mudah mengaksesnya tanpa harus menunggu ahlinya,” ungkap Syarif.

Dengan sekali scan melalui handphone android, secara otomatis akan menyambung dengan Wikipedia. Namun untuk penjelasan terkait tanaman tersebut tentu dipilih dari sumber yang paling akurat dan lengkap.

Hampir semua tanaman di SMPN 6 Malang sudah disertai dengan barcode disampingnya sehingga pengunjung tidak perlu kebingungan untuk mengaksesnya. Selain mengikuti perkembangan teknologi, inovasi baru ini sekaligus menjadi media untuk menggalakkan literasi di lingkungan sekolah. Pasalnya siswa dan guru tidak perlu repot lagi membawa buku dan kertas kemana-mana.

“Dengan metode ini baik siswa maupun guru lebih semangat lagi dalam membaca, karena tidak jarang kita tidak tahu tumbuhan itu nama umumnya apa dan apa saja manfaatnya serta bagian mana saja yang bisa digunakan,” terangnya.

Pada intinya inovasi baru ini ditujukan kepada siswa untuk lebih giat membaca dan meningkatkan literasi mereka. Dengan rangsangan metode semacam ini mampu meningkatkan antusiasme siswa untuk mengetahui lebih dalam tentang sesuatu. Bahkan untuk pembelajaran semacam ini nantinya juga akan diterapkan kepada seluruh peserta didik didamping guru pada mata pelajaran terkait.

Sementara itu, siswa SMPN 6 Malang, Diah Ayu Artamevia, menyampaikan, penggunaan metode pembelajaran seperti ini lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan buku. Selain itu juga bisa meminimalisir penggunaan kertas di lingkungan sekolah.

“Selain itu juga dari segi waktu lebih efisien atau lebih singkat dengan cakupan informasi yang lebih luas. Berbeda dari tahun sebelumnya yang menggunakan gambar dan penjelasan singkat,” papar Diah.

Ia melanjutkan, tahun lalu penjelasan tanaman hanya poin-poinnya saja kalau sekarang dengan menggunakan barcode jadi lebih detail, jelas, dengan pengaplikasian yang simpel.

“Saat ini masih pengenalan dan termasuk sangat baru, semoga nantinya dengan kemudahan ini semua siswa semakin banyak mengetahui jenis dan manfaat tanaman terutama yang ada di SMPN 6 Malang,” pungkasnya. (lin/sir/oci)

Editor : oci
Uploader : abdi
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU