Semua Mapel di Sekolah Bermuatan Anti Korupsi

  • 18-09-2019 / 19:22 WIB
  • Kategori:Sekolah
Semua Mapel di Sekolah Bermuatan Anti Korupsi Deputi Spesialis Pendidikan Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dani Rustandi memberikan pemaparan terkait pola pendidikan anti korupsi pada para Kepala Sekolah SD hingga SMA di Kota Malang.

MALANG - Serius melakukan upaya preventif gerakan anti korupsi sejak dini, Pemerintah Kota Malang gandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menerapkan materi pada setiap pembelajaran. Untuk itu, setiap mata pelajaran nantinya akan disisipkan materi anti korupsi, tanpa menunggu kurikulum pada tahun ajaran baru.

"Kita menyambut baik inisiatif dari Pemkot Malang yang mengeluarkan Perwal terkait implementasi pendidikan anti korupsi. Kita berharap sesegera mungkin pendidikan anti korupsi bisa dilaksanakan, tidak perlu menunggu tahun ajaran baru. Sifatnya penyisipan bisa dilakukan sesegera mungkin, pada pelajaran yang sudah ada," kata Spesialis Pendidikan Deputi Pencegahan KPK, Dani Rustandi.

Menurut Dani, hal tersebut juga sudah sesuai dengan target serta komitmen dari Kemendagri, Kemdikbud, Kemristek, hingga  Kemenag. Bahkan sebenarnya, pendidikan anti korupsi sudah diterapkan per Juni lalu, namun masih mendapat berbagai kendala. Oleh karenanya, inisiatif dari Kota Malang mendapat apresiasi dari KPK.

Lebih lanjut Wali Kota Malang Sutiaji menyebut bahwa pihaknya sengaja mengeluarkan Perwal untuk menerapkan pendidikan anti korupsi sedini mungkin. Sebab, pendidikan anti korupsi merupakan bagian dari pendidikan karakter, yang penerapannya membutuhkan upaya konsisten sejak anak menempuh pendidikan awal di sekolah.

"Jadi memang ada anjuran dari KPK, tapi saya punya pikiran bahwa di sini kan anak mulai kecil sudah memiliki sifat ingin memiliki, karena itu menempel pada jiwa manusia. Rata-rata semua anak ingin menguasai, ini yang harus kita kuatkan. Nah, implementasinya diatur dalam perwal 45, berisi modul-modul dari KPK," kata Sutiaji usai memberi sambutan pada Sosialisasi Implementasi Pendidikan Karakter Anti Korupsi di Aula SMKN 2 Malang, Rabu (18/9).

Senada dengan yang disampaikan oleh Sutiaji, Kepala Dinas Pendidikan Kota  Malang, Zubaidah, menyampaikan bahwa pendidikan anti korupsi harus diterapkan secara mendasar. Pendidikannya pun tak hanya berfokus pada siswa, tapi juga kepada para guru yang sejatinya menjadi figur contoh sikap keseharian siswa di sekolah.

"Jadi ada perubahan mindset sebelum merubah anak maka Kepala Sekolah, guru, maupun tenaga sekolah harus siap dirubah dahulu, jangan menyuruh anak mana kala kita tidak mau berubah maka hari ini kita kumpulkan semua dengan maksud setelah ini akan ada gambaran nantinya akan berubah bagaimana," tandasnya. (asa/oci/Malangpostonline.com)

Editor : asa
Uploader : irawan
Penulis : asa
Fotografer : asa

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU