SMK PIM Gelar Sanggar Edukasi, Pelajari Apersepsi dan Pembuatan Soal "HOTS"

  • 21-09-2019 / 14:29 WIB
  • Kategori:Sekolah
SMK PIM Gelar Sanggar Edukasi, Pelajari Apersepsi dan Pembuatan Soal "HOTS" PELATIHAN: Guru SMK PIM mengikuti sanggar dengan tema “Microteaching Apersepsi dan Pembuatan Soal HOTS”.

MALANG - Sebagai wadah peningkatan wawasan dan keilmuan baru bagi guru, SMK Putra Indonesia Malang (PIM) menggelar Sanggar Edukasi rutin setiap bulan. Sanggar edukasi bulan ini, digelar 21 September 2019 dengan mengambil tema “Microteaching Apersepsi dan Pembuatan Soal HOTS”.

Pematerinya, Septa Rahadian, M.Pd, guru mata pelajaran IPS. “Materi tentang HOTS sengaja disampaikan pada sanggar edukasi bulan ini, karena menyambut persiapan ujian nasional yang sudah didepan mata”, jelas  Siti Zubaidah, S.Pd, Kepala SMK PIM ketika membuka acara tersebut. 

Dijelaskan lebih lanjut bahwa peserta didik kelas XII yang telah melakukan kegiatan magang akan segera kebmali lagi ke sekolah bulan Oktober 2019 untuk simulasi UNBK, oleh karena itu guru sudah harus siap. Dilanjutkan dengan penyampaian materi Apersepsi dan Pembuatan Soal HOTS.

Materi diawali dengan penjelasan  tentang Apersepsi. “Apersepsi merupakan pemicu atau pembangkit motivasi dan minat siswa dalam menerima ide ide baru dari guru sebelum materi pembelajaran disampaikan," terang guru yang juga dosen di perguruan tinggi swasta ternama itu.

Lebih lanjut, Septa menjelaskan bahwa Apersepsi itu bukan presensi siswa, doa dan salam saja tapi memicu siswa untuk bisa masuk kedalam materi guru. Dia sendiri mengaku ditunjuk oleh cabdin melalui SMK PIM untuk mengikuti pelatihan pembuatan soal HOTS di P4TK IPS Junrejo Batu Jawa Timur. 

Pada kesempatan sanggar edukasi ini Septa menyampaikan hasil pelatihannya kepada para guru SMK PIM. “HOTS merupakan kepanjangan dari Higher Oeder Thinking Skill , dimana pembuatan soal berfokus pada mengkreasi, mengevaluasi dan menganalisis,” jelasnya. 

Lebih lanjut guru yang juga aktif  di bidang penelitian  ini menjelaskan bahwa HOTS hanya menitik beratkan pada soal yang merangsang kemampuan analisis dan problem solving, bukan pada tipe soal yang rumit di luar kapasitas peserta didik. (mar/Malangpostonline.com)

Editor : mar
Uploader : irawan
Penulis : ist
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU