Mengagumkan, Indahnya Mural di Tembok Mardi Wiyata dan Museum Zoologi Fr. M. Vianney BHK

  • 28-10-2019 / 15:39 WIB
  • Kategori:Sekolah
Mengagumkan, Indahnya Mural di Tembok Mardi Wiyata dan Museum Zoologi Fr. M. Vianney BHK KREATIF: Para peserta lomba mural melukis pagar tembok kantor Yayasan Mardi Wiayata dengan sangat hati-hati.

Malangpostonline.com - Pagar Tembok pelindung kantor Pusat Yayasan Mardi Wiyata dan Museum Zoologi Fr. M. Vianney BHK, di Jalan Jalan Mahameru Ve 7 Tidar,  kini telah berubah warna. Yang tadinya putih polos, pagar sepanjang 60 meter dan tinggi 2,7 meter tersebut, kini telah menjadi warna warni dengan seni mural yang indah. 

Siswa-siswi SMA dari berbagai daerah di Jawa Timur, Sabtu (26/10) lalu, berhasil menyulap pagar tembok itu dengan hasil yang mengagumkan. Dengan satu tema tentang konservasi biota laut, puluhan siswa menuangkan ide kreativitas mereka berupa lukisan dengan imajinasi yang tinggi. Hasilnya membuat orang yang melihat berdecak kagum. “Mereka sangat kreatif dan imajinasitf. Sebuah karya yang menggambarkan wawasan yang luas terhadap lingkungan,” ujar Sekretaris Yayasan Mardi Wiyata, Fr. M. Raymundus, BHK, S. Pd.

Mural yang pesrta buat mengandung makna keindahan dasar laut dengan beragam biotanya. Namun ada juga yang mengandung makna sebuah keprihatinan terhadap rusaknya ekosistem laut akibat pencemaran. Semuanya dituangkan dalam 18 mural yang terpampang indah di tembok Mardi Wiyata. “Kami yakin dalam lomba ini banyak hal baik yang perlu dikembangkan terutama penghayatan terhadap kondisi lingkungan oleh generasi muda kita,” katanya. 

Sebagaimana yang diberitakan Malang Post sebelumnya, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahunnya, Yayasan Mardi Wiyata dan Museum Zoologi Fr. M. Vianney BHK, mengadakan kegiatan Mural Competition. Para peserta mural merupakan siswa-siswi SMA dari Pasuruan, Jember, Lumajang, Blitar, Surabaya dan Kota Malang. 

Beberapa kriteria penilaian dalam karya tersebut antara lain, kreativitas, orisinalitas, teknik dan tingkat kesulitan gambar, komposisi warna, makna dan pesan dalam gambar. Karya peserta juga harus sesuai dengan tema dan sub tema kegiatan. Yaitu konservasi biota laut sebagai tema dan museum zoologi ajang prestasi mural berkreasi sebagai sub temanya. 

“Kami berharap kegiatan ini tidak sebatas perlombaan. Tetapi juga ajang untuk merajut kebersamaan antara sekolah di Jawa Timur. Juara merupakan hal kedua, yang pertama untuk menalurkan bakat dan kreativitas generasi melenial bangsa,” ungkap Raymundus.  

Direktur Museum Zoologi Fr. M. Vianney BHK, Fr. M. Clemens, BHK., mengatakan awal mula museum zoologi didirikan karena sebuah keprihatinan dirinya melihat siswa di sekolah belajar biologi tanpa media pembelajaran. Padahal pelajaran IPA sangat membutuhkan media agar lebih dimengerti oleh peserta didik. "Dulu siswa belajar tanpa alat peraga, mereka hanya membayangkan objek yang dijelaskan guru. Itulah yang menggoda saya sehingga mulai mengumpulkan berbagai aneka biota laut yang kemudian diawetkan untuk dijadikan bahan penelitian dan pengamatan siswa," ujarnya. 

Clemens menambahkan tujuan diadakannya mural Competition sebagai langkah untuk mendekatkan museum  Zoologi M. Vianney kepada masyarakat. Khususnya kepada kalangan pelajar agar mereka mengetahui peran museum sebagai pusat pembelajaran yang ada di luar kelas. "Museum Zoologi M. Vianney merupakan museum sains sebagai pusat pembelajaran bidang biologi, kita akan terus kembangkan untuk kepentingan pembelajaran," terangnya. 

Sebagai juara 1 dalam lomba mural ini, yaitu SMKN 6 Malang. Juara 2  SMAN 2 Pasuruan, Juara 3 SMAN 3 Lumajang, Harapan 1 SMKK Cor Jesu Malang Team 1, Harapan 2 SMAK Frateran Surabaya Team 2, dan Harapan 3 SMAK St. Albertus Malang. 

Para pemenang mendapatkan penghargaan berupa tropi, piagam dan uang pembinaan. Mereka juga mendapat peralatan mural atau grafiti, untuk mendukung pengembangan bakat dan kreativitasnya. (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU