Peringati Hari Sumpah Pemuda, MTsN 1 Kota Malang Unjuk Prestasi

  • 29-10-2019 / 21:39 WIB
  • Kategori:Sekolah
Peringati Hari Sumpah Pemuda, MTsN 1 Kota Malang Unjuk Prestasi BANGGA: Kepala Kantor Kemenag Kota Malang Dr. H. Muchtar Hazawawi, M.Ag, Kepala MTs Negeri 1 Kota Malang Drs. H. Samsudin, M.Pd, dan Kasi Penma Drs. Sutrisno, M.Pd, foto bersama siswa-siswi berprestasi.

Malangpostonline.com - Muhammad Alim Majid dan Muhammad Ismail Umar, dua siswa MTs Negeri 1 Kota Malang yang menunjukkan diri sebagai pemuda yang mampu mengukir prestasi di kancah internasional. Di momen Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10), keduanya diberikan penghargaan oleh madrasah, atas prestasi mereka meraih medali emas dalam ajang Internasional Exhibition Young Inventors (IEYI) di Serpong 25 Oktober lalu.

Majid dan Umar menjadi juara IEYI dengan karya produk teknologi mereka yakni Magic Pen. Sebuah alat dengan tinta elektrolit untuk membuat sirkuit listrik. Karya mereka ini pada awalnya dipersembahkan untuk anak-anak tuna daksa yang ingin belajar tentang kelistrikan. 

Produk inovasi teknologi tersebut juga pernah mengantarkan keduanya menjadi Juara 1 Tingkat Nasional Kompetisi Madrasah Young Research (Myres), yang digelar oleh Kementerian Agama RI, beberapa waktu lalu. 

Kali ini, setelah dilakukan perbaikan dan pengembangan terhadap alat tersebut, Majid dan Umar mengujinya di kontes internasional, bersaing dengan siswa dari sembilan negara di dunia. Antara lain Jepang, Taiwan, Rusia, Cina , Filipina dan Thailand.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di MTs Negeri 1 Kota Malang menjadi ajang pembuktian diri kehebatan para pemuda di madrasah Jalan Bandung ini. Tentu saja bukan kehebatan berperang seperti para pemuda di masa perjuangan kemerdekaan. Tetapi dedikasi mereka pada negeri ini diwujudkan dalam bentuk prestasi yang mengharumkan nama Bangsa Indonesia di mata dunia. 

Selain Majid dan Umar, ada banyak siswa lain dari MTs Negeri 1 Kota Malang yang mengukir prestasi di bulan bahasa ini. Salah satunya di ajang Porseni MTs Jawa Timur, yang digelar di Ponorogo 22-25 Oktober 2019 lalu. 

Sumbangsih para siswa di ajang tersebut mengantarkan Kota Malang sebagai juara 3 Porseni Jawa Timur. Mereka menyumbang tujuh medali dalam kompetisi tersebut. Yaitu empat medali emas, tiga medali perunggu dan dua harapan. 

Prestasi-prestasi tersebut antara lain Juara 1 futsal, juara 1 Catur Putri, juara 1 pidato Bahasa Inggris, juara 1 Singer Putri, juara 3 Bulu Tangkis Ganda, juara 3 Tenis Meja Tunggal Putra, Juara 3 Pidato Bahasa Indonesia, Juara Harapan 1 Lari 100 meter dan juara Harapan 2 Pencak Silat Putri. 

Ungkapan syukur disampaikan oleh Kepala MTs Negeri 1 Kota Malang, Drs. H. Samsudin, M.Pd, saat mengomentari prestasi anak didiknya. Ia mengatakan jumlah prestasi siswa semakin meningkat. Prestasi internasional tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya.  "Alhamdulillah ini sangat membanggakan, sekaligus menjadi tantangan untuk mengembangkannya," kata dia. 

Samsudin menambahkan, bahwa kebersamaan dan kesungguhan menjadi kunci kesuksesan MTs Negeri 1 Kota Malang selama ini. Ikhtiar maksimal merupakan keharusan pada setiap bidang pengajaran. "Maka di Hari Sumpah Pemuda ini kami berharap anak-anak semakin semangat dengan jiwa patriotisme dalam mengembangkan kemampuan dirinya," tandasnya. 

Kepala Kantor Kemenag Kota Malang Dr. H. Muchtar Hazawawi, M.Ag merasa bangga akan pencapaian prestasi para siswa tersebut. Ia mengatakan siswa MTs Negeri 1 Kota Malang, telah mampu berbuat dan membuktikan diri sebagai penerus perjuangan bangsa untuk bisa unggul di bidang ilmu dan teknologi. 

Prestasi gemilang hanya bisa dicapai dengan perjuangan tanpa kenal lelah. Madrasah sebagai lembaga pendidikan harus juga mengawal para pemuda bangsa untuk menjadi pemuda berkarakter. "Madrasah harus bisa menjadi personifikasi terhadap lahirnya pemimpin yang menjadi kebanggaan bangsa dengan keunggulan ilmu dan teknologi informasi," ucapnya dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda di MTs Negeri 1 Kota Malang.  (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU