Dikemas Enjoy, Siswa SMK PIM Belajar Kebersamaan di Luar Kelas

  • 11-11-2019 / 09:25 WIB
  • Kategori:Sekolah
Dikemas Enjoy, Siswa SMK PIM Belajar Kebersamaan di Luar Kelas OUTDOOR: Siswa SMK PIM menanam buah dan tanaman obat keluarga di lantai tiga gedung Kampus PIM Jalan Barito No 5 Kota Malang.

Malangpostonline.com - Ada yang berbeda di SMK Putra Indonesia Malang (PIM), Jumat, 8 November 2019. Sekitar 300-an siswa mengenakan seragam olahraga, membawa tanaman buah-buahan dan tanaman obat-obatan ke sekolahnya. Hari itu, mereka mengikuti kegiatan outdoor learning yang digelar di luar kelasnya. Dikemas suasana yang menyenangkan, belajar kebersamaan dan berbagi.

Kepada malangpostonline.com, Kepala SMK PIM, Siti Zubaidah, S.Pd menerangkan, para siswa memang diminta untuk membawa berbagai tanaman buah dan tanaman obat untuk ditanam di lantai tiga, atau dekat dengan laboratorium Teaching Factory (Tefa) sekolah di Jalan Barito No 5 Kota Malang itu. “Sekolahnya jurusan farmasi, jadi nyambung untuk membawa tanaman tersebut,” ungkapnya.

Menurut dia, selain untuk kerindangan, namun juga tanaman ini untuk kebutuhan siswa dalam pembelajaran farmasi ataupun kimia industri. “Seperti kencur ataupun kunir. Saat mereka butuh untuk praktik, tinggal ambil. Nah, sehari itu, mereka mengikuti pembelajaran sehari di luar kelas. Bersama-sama menanam di pot ataupun polybag,” papar Zubaidah, panggilan akrab wanita itu.  

 

Kegiatan yang juga masuk dalam program Jumat Bersih ini, juga tidak hanya menanam buah-buahan ataupun tanaman obat keluarga, namun juga membersihkan musala, kelas dan koridor. “Memang kegiatan ini, juga untuk memperingati Hari Ramah Anak. Setelah selesai, acara ditutup dengan makan bersama di halaman sekolah. Menunya empat sehat lima sempurna yang dibawa dari rumah,” tegas dia. 

Dijelaskan Zubaidah lagi, kegiatan outdoor learning tidak hanya dilakukan kali ini saja. Namun beberapa guru, juga mengajak siswa-siswi di sekolah bertagline ‘Touch Your Future’ itu ke tempat-tempat bersejarah ataupun bertemu turis untuk belajar berbicara dengan bahasa asing. “Namun kunjungan industri tetap ada. Ganti suasana agar siswa mendapat pengalaman nyata. Kebersamaannya berbeda kalau hanya di dalam kelas, lebih enjoy,” pungkasnya. (mar/Malangpostonline.com)

Editor : mar
Uploader : irawan
Penulis : marga
Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU