Keren, Siswa SD Muhammadiyah 3 Assalam Rakit 'Mobil' Bertenaga Matahari

  • 12-11-2019 / 16:39 WIB
  • Kategori:Sekolah
Keren, Siswa SD Muhammadiyah 3 Assalam Rakit 'Mobil' Bertenaga Matahari SENANG: Para siswa SD Muhammadiyah 3 Assalam mencoba mobil mainan bertenaga surya yang berhasil mereka buat

Malangpostonline.com - Menerapkan model pembelajaran abad 21 membutuhkan ide, kreativitas dan inovasi tingkat tinggi oleh guru dan siswa. Konsep pembelajaran harus berarah pada kemampuan peserta didik yang creative, critical thinking, communicative, dan collaborative (4C), sehingga membuahkan hasil pembelajaran yang menakjubkan. Salah satunya dengan menerapkan pembelajaran yang mengkolaborasikan antara science, technology, engineering, art and mathematic (STEAM). 

Mungkin masyarakat mengenal STEAM sebagai satu konsep pendidikan yang diterapkan di SMK sebagai sekolah vokasi yang memperdalam satu bidang keahlian. Namun ternyata, STEAM juga bisa diterapkan di Sekolah Dasar. Sesuai dengan tingkat kemampuan siswa SD, STEAM bisa diimplementasikan dengan baik dan menghasilkan satu produk inovasi yang sederhana. 

Seperti di SD Muhammadiyah 3 Assalam Malang. Meskipun siswa angkatan pertama masih kelas 4, tetapi siswa di sekolah ini mulai dikenalkan dengan pemanfaatan teknologi. Baru-baru ini siswa SD Muhammadiyah 3 Assalam berhasil merangkai mobil mainan dengan energi surya. 

Dengan menggunakan perangkat mobil-mobilan sederhana yang ditambah dengan panel surya mini, siswa mampu memanfaatkan panasnya matahari menjadi energi listrik yang dapat menggerakkan rotor pada mobil. "Senang bisa merangkai mobil-mobilan sendiri, karena saya belum pernah melakukan sebelumnya," ujar Ahmad Raihan, siswa kelas 3 saat mencoba mobil hasil rangkaiannya. 

Kepala SD Muhammadiyah 3 Assalam Malang, Syai'in Kodir, S.Pd., mengatakan, pada awalnya ide merangkai mobil mainan bertenaga matahari  didapat dari orang tua yang mengeluhkan cuaca yang panas. Akhirnya timbul idenya untuk memanfaatkan panasnya matahari sebagai sarana pembelajaran. "Jadilah kami membuat mobil mainan ini dengan tenaga matahari, karena selama ini yang diketahui anak-anak mobil dengan BBM," katanya. 

Dengan karya teknologi tersebut, melahirkan satu gagasan hebat yang nantinya menjadikan SD Muhammadiyah 3 Assalam sebagai satu sekolah yang memiliki laboratorium STEAM. Hal itu diungkapkan Syai'in dengan ide-ide kreatifnya. 

Ia menjelaskan, STEAM merupakan sebuah konsep pembelajaran yang cocok dengan tuntutan abad 21. Seluruh pembelajaran dirancang dengan muatan dan konsep yang kreatif dengan memadukan unsur sains dan teknologi. Harapannya siswa terbiasa dengan model pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS). "Kami akan membranding laboratorium STEM di sekolah ini, sehingga dapat membiasakan anak dengan kegiatan eksperimen dan small research," katanya. 

Syai'in mengaku pembelajaran di SD Muhammadiyah 3 Assalam sebagian sudah dikembangkan dengan pendekatan STEAM.  Selama ini yang sudah diterapkan pada mata pelajaran IPA, yang menerangkan tentang perubahan energi. 

Selain membuat mobil mainan betenaga panas matahari, selanjutnya siswa akan diajarkan membuat energi listrik dengan kincir angin. "Jadi apapun yang ada di sekitar sekolah akan kita manfaatkan menjadi sebuah potensi, dengan cara small research yang dilakukan oleh siswa," terangnya. 

Ia melanjutkan, memasuki era revolusi industri 4.0 tantangan ke depan semakin berat. Hanya generasi yang kreatif dan mampu berinovasi yang dapat bersaing. Kemampuan  di bidang teknologi informasi menjadi salah satu parameter bagi generasi yang unggul. 

Oleh karena itu guru pun sebagai tenaga pendidik dituntut untuk lebih meningkatkan kompetensi dirinya. Dalam hal ini, SD Muhammadiyah 3 sering mendatangkan para pakar untuk membina langsung para guru. Salah satunya dari VEDC yang memang ahli di bidang STEAM. "Maka tidak salah jika pendidikan dirancang dengan konsep sedemikian rupa, agar generasi kita siap menghadapi era revolusi industri," tukasnya. (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU