Drama 'Hari Pahlawan' SMKN 1 Turen, Bangkitkan Patriotisme Generasi Muda

  • 12-11-2019 / 17:33 WIB
  • Kategori:Sekolah
Drama 'Hari Pahlawan' SMKN 1 Turen, Bangkitkan Patriotisme Generasi Muda

Malangpostonline.com - 'Keberanian harus dibangkitkan!, Ketakutan harus dilawan!' Begitu kira-kira semangat perjuangan yang bisa dimaknai dari aksi ratusan pelajar SMK Negeri 1 Turen, Kabupaten Malang, Selasa (12/11) pagi. 

Kobaran semangat ini diteriakkan dari tiga penjuru, diikuti gerombolan pelajar yang merangsek memasuki lapangan indoor SMKN 1 ini. Keberanian mereka, tak lain adalah untuk mengusir pasukan sekutu penjajah dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. 

Dengan penampilan dan atribut sedemikian rupa, sekitar 200 pelajar SMKN 1 Turen ini memerankan adegan drama kolosal perjuangan ini. Drama yang mereka tampilkan menggambarkan semangat dan kegigihan pemuda-pemudi pejuang tempo doeloe dalam mempertahankan kemerdekaan RI di Kota Surabaya. 

Detik-detik aksi penyobekan bendera Belanda di Hotel Yamato, dan tertembaknya salah satu pemuda, menjadi puncak adegan drama kolosal kepahlawanan ini. Hingga, Belanda dan pasukan sekutunya dilucuti dan terusir dari kota yang kini berjuluk 'Kota Pahlawan' ini. 

"Tujuannya untuk menumbuhkan semangat patriotik generasi muda, agar memiliki kepedulian (motivasi) bahwa untuk mencapai kemerdekaan harus melalui perjuangan dan pengorbanan," kata Ghoniyatul Maziyah, MPd, waka kesiswaan SMKN 1 Turen, Selasa (12/11) siang.

Selain membangkitkan patriotisme dan bela negara, lanjutnya, menampilkan kreasi dan bakat teatrikal anak melalui kegiatan ini bisa menumbuhkan karakter humanis antarsiswa. 

"Dengan penampilan ini, anak menjadi mengenal seni teater dan terbentuk karakter humanis. Anak-anak memiliki kerja sama dan kekompakan yang baik meski beda-beda jurusan. Sehingga, tidak ada yang merasa superior dari tujuh program keahlian yang ada," tegasnya. 

Menurut Ghoniyatul, atraksi drama kolosal ini menjadi pemuncak rangkaian tiga kegiatan sekaligus. Yakni, peringatan Sumpah Pemuda, Bulan Bahasa, dan Hari Pahlawan 10 November. Selain drama, juga ditampilkan final lomba bercerita dan paduan suara dengan tema sejarah dan lagu-lagu kebangsaan nusantara. 

Turut menyaksikan aksi drama kolosal pelajar SMKN 1 Turen ini adalah Camat Turen Trisulawanto, didampingi Kapolsek Turen Kompol Adi Sunarto dan wakil Koramil Turen. Mereka pun mengaku bangga dan terkesan dengan aksi teatrikal yang sarat makna dan pesan perjuangan para pendahulu ini. 

"Sangat terkesan, dan sepertinya baru kali ini digelar di kecamatan Turen. Ya, ini bagus sebagai bagian mengisi kemerdekaan. Kami berharap, anak-anak SMKN 1 ini nantinya bisa turut mengisinya dengan berbagai prestasi," kata Kapolsek Turen, Kompol Adi Sunarto. (amn/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU