Sayangi Anak Dengan Memaafkan

  • 14-11-2019 / 16:47 WIB
  • Kategori:Sekolah
Sayangi Anak Dengan Memaafkan AKTIF: Muhammad Syamsun alias Kak Acun Direktur Mata Hati Care Centre menyampaikan materi seminar parenting di TK Islam Sabilillah

Malangpostonlime.com- "Jangan marah,” tegas Mohammad Syamsun, ST direktur Mata Hati Care Centre saat menyampaikan materi seminar parenting pada orang tua siswa TK Islam Sabilillah. “Setiap emosi yang kita luapkan di depan anak secara reflek akan direkam dan ditiru oleh mereka," tambahnya. 

Dalam seminar parenting yang digelar TK Islam Sabilillah, Kamis (14/11) kemarin, pria yang akrab disapa Kak Acun tersebut, mewanti-wanti agar orang tua tidak berlaku kasar pada buah hatinya. Anak menjadi pemarah karena imbas dari orang tuanya yang sering marah. "Maafkanlah anak-anak kita, jangan pernah sakiti hati mereka," ucapnya. 

Ia menambahkan keberadaan orang tua harus bisa menjadi pendamping bagi anak. Memberikan terapi yang baik dan coach bagi mereka. 

Anak menjadi tantrum karena berawal dari rasa cemas terhadap dirinya sendiri. Hal itu disebabkan karena faktor lingkungan dan keluarga. "Orang tua harus mampu menjadi terapisnya anak-anak. Sakit yang dirasakan oleh mereka obatnya ada di ibunya sendiri," terangnya. 

Lulusan Teknik Arsitektur UB ini mengingatkan kepada peserta parenting agar berhati-hati dengan setiap sikap dan ucapan. Orang tua harus bisa mengontrol emosi dan menata hati di depan anak. Karena kesalahan yang dilakukan anak adalah hal yang biasa. "Hati-hati dengan doa anda, jadilah orang tua yang pemaaf, tata sikap dengan baik. Karena anak adalah peniru yang baik, termasuk hal-hal yang kecil dan sepele," tuturnya. 

Program parenting merupakan agenda rutin TK Islam Sabilillah. Setiap dua bulan sekali orang tua diajak untuk belajar bersama. Khususnya terkait perkembangan anak-anak mereka. 

Parenting kali ini mengangkat tema menyikapi tantrum pada anak. Dengan mengundang Kak Acun selaku direktur Mata Hati Care Centre. Seluruh peserta tampak begitu antusias. Kak Acun, menyampaikan materi dengan pendekatan hati. Sehingga tak sedikit orang tua yang menangis karena terharu dan terbawa suasana. 

Sementara itu, Kepala TK Islam Sabilillah, Ana Maslicha, S.Pd., S.Psi., mengatakan di masa kini anak-anak mengalami perkembangan yang cepat. Faktor lingkungan dan kemajuan teknologi informasi sangat mempengaruhi terhadap perkembangan mereka.

Oleh karena itu, kata dia, guru dan orang tua harus bisa menyikapi setiap perkembangan tersebut dengan benar. Agar anak-anak berkembang sesuai dengan fitrahnya. 

Menurut Ana, guru bagi anak-anak ada tiga. Yakni guru di sekolah, orang tua dan lingkungan. Ketiganya berperan penting terhadap tumbuh kembang anak baik fisik, mental  maupun intelektual. "Orang tua termasuk guru, makanya kita ajak untuk belajar bersama untuk kebaikan anak-anak," ucapnya kepada Malang Post. 

Ana berharap dengan digelarnya seminar parenting kali ini  orang tua semakin bersinergi dengan guru. Dan yang paling utama dengan seminar tersebut orang tua menjadi lebih bijaksana dengan tambahan ilmu yang disampaikan oleh pemateri. "Artinya kita bisa lebih mengerti cara  mengontrol emosi anak, dan orang tua menjadi lebih pandai bagaimana menyikapi anak yang sedang tantrum," terangnya. (imm/Malangpostonlime.com-)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU