Rusak Diterjang Puting Beliung, Gedung Sekolah TK PGRI Ini Butuh Rehab Layak

  • 15-11-2019 / 19:45 WIB
  • Kategori:Sekolah
Rusak Diterjang Puting Beliung, Gedung Sekolah TK PGRI Ini Butuh Rehab Layak

Malangpostonline.com - Terpaan angin kencang di wilayah Sumberpucung Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Kamis (14/11) siang kemarin, masih menyisakan masalah. Kerusakan bagian atap sejumlah bangunan akibat musibah ini butuh perbaikan yang layak. 

Kerusakan akibat diterjang angin kencang ini seperti dialami TK PGRI 2 yang berada di Dusun Pakel Sumberpucung Kabupaten Malang. Hingga hari ini, bangunan sekolah ini belum bisa dimanfaatkan karena memang masih dilakukan perbaikan seadanya. 

"Kami berterima kasih kepada pihak PGRI Kabupaten Malang dan provinsi Jawa Timur yang berkenan memberi bantuan hari ini. Namun, kami tetap membutuhkan bantuan rehab yang lebih layak dari pemerintah," kata Kepala TK PGRI 2 Sumberpucung, Supiyani, usai menerima bantuan, Jumat (15/11) siang. 

Pasca tersapu puting beliung, atap asbes bangunan TK yang terdiri dari dua kelas ini memang rusak parah, terutama di salah satu sisinya. Akibatnya, plafon ruangan juga rentan jebol karena banyak tergenang air hujan di atasnya. 

"Sementara, perbaikan hanya mengganti atap asbes dengan yang baru. Namun, kondisi plafon rawan jebol karena sudah tergenang air. Ya, belajar anak-anak terpaksa di luar atau dalam musala SD, biar tidak terjadi trauma," imbuhnya. 

Bantuan sementara untuk TK PGRI 2 ini langsung diterimakan kepada pihak sekolah. Diantaranya, dari pengurus PGRI dan YPLP PGRI Kabupaten Malang. Bantuan juga secara khusus diberikan YPLP PGRI Jawa Timur, yang diserahkan langsung Ketua didampingi Sekretaris dan Bendahara. 

Ketua YPLP PGRI Jawa Timur Sugiyanto Cokro menyatakan, sengaja datang berkunjung langsung TK PGRI 2 ini untuk memastikan kondisi sekolah usai terkena puting beliung. 

"Sebisa mungkin YPLP selalu responsif terhadap kondisi sekolah-sekolah di bawah naungan PGRI. Terlebih jika ada permasalahan terkait keberlangsungannya. Semoga tidak menimpa sekolah PGRI lainnya," tegasnya. 

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Malang Dwi Sucipto SH MPd mengungkapkan, kunjungan dan pemberian bantuan yang dilakukan ini tidak lebih dari perwujudan solidaritas melalui 'PGRI Peduli' yang sudah dilakukan selama ini. 

"Sejauh ini sudah berjalan Dana Peduli dengan spontanitas para anggota. Kami punya dukungan untuk kegiatan ini. Hingga kini setidaknya terhimpun Rp 90 juta yang bisa dimanfaatkan sewaktu-waktu dibutuhkan," kata Dwi. 

Dikatakan, misi 'PGRI Peduli' berawal beberapa tahun lalu, bermula dari spontanitas para anggota PGRI untuk membantu salah satu guru anggota yang mengalami musibah kebakaran di wilayah Kemantren Jabung.

"Dana Peduli PGRI ini terlebih untuk anggota guru yang lebih membutuhkan dan layak dibantu. Namun, kami juga tidak menutup mata untuk solidaritas kemanusiaan lainnya," demikian Dwi Sucipto. (amn/malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU