Tahun 2020, YPIM Makin Kokoh dan Lebih Sejahtera

  • 19-11-2019 / 16:51 WIB
  • Kategori:Sekolah
Tahun 2020, YPIM Makin Kokoh dan Lebih Sejahtera ARAHAN: Ketua Yayasan PIM, Moch. Wahyudi, SE memberikan arahan kepada pimpinan unit atau institusi PIM saat workshop penyusunan program kerja tahun 2020.

Malangpostonline.com - Membangun dan mewujudkan profesionalisme kelembagaan, dengan manajemen berbasis marketing, demi terciptanya masa depan Yayasan Putera Indonesia Malang (PIM) yang kokoh dan lebih sejahtera. Inilah yang dimunculkan dalam pembukaan workshop program kerja tahun 2020 di kampus PIM Jalan Barito No 5 Kota Malang, Selasa (19/11).

Sekretaris Yayasan PIM, Elisabeth Kristiawati, S.Pd memaparkan, dalam seminggu ini, pihaknya akan melakukan evaluasi program tahun 2019, sebelum menyusun rencana strategis atau program kerja tahun 2020. “Dievaluasi apa saja kegiata yang sudah dilaksanakan atau yang belum. Kalau belum tercapai sesuai target, kita evaluasi dalam seminggu ini,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Eli, sapaan akrabnya, dilakukan tahap kedua untuk menyusun analisis SWOT. “Dari sini, lantas disusun program kerja, berdasarkan evaluasi. Tentunya juga akan menghasilkan rencana perbaikan dan action plan. Sebenarnya, program kerja Yayasan sudah berulangkali setiap tahun, namun belum ada evaluasi dan perbaikan. Sekarang ini, lebih diintensifkan,” tambah dia.

Menurut guru mata pelajaran Kimia di SMK PIM itu, perbaikan ini ditujukan untuk kepuasan konsumen, yakni peserta didik. “Bagaiman pelayanan sebagai pengelola pendidikan dan siswa atau mahasiswa mendapat hak pelayanan lebih baik. Harapannya, setelah mereka masuk di sini,  benar-benar mendapatkan manfaat. Tidak hanya sekolah saja,” ujar Eli.

Wanita ramah ini menambahkan, penyusunan program kerja, dilakukan bersama tiga institusi yang berada dibawah binaan Yayasan PIM. Yakni SMK PIM, Akademi Analis Farmasi dan Makanan (AKAFARMA) dan Akademi Farmasi (AKFAR) serta unit pendukung lain agar bisa lebih sinergi. “Kebutuhan institusi apa, unit pendukungnya membantu program kerja tersebut,” katanya.

Yayasan PIM, kata dia lagi, tetap meminta institusi dan unit lain di PIM memberikan masukan program kerja yang sudah disusun. Menyamakan persepsi dan bentuk evaluasinya. Masih menurut Eli, belum ada evaluasi yang mendalam dari program kerja tahun 2018. “Program kerja tahun 2019 ini benar-benar kita evaluasi agar tahun 2020 target pelayanan lebih maksimal kepada peserta didik,” ujarnya.

Wanita asal Malang ini menjamin, tahun 2020, manajemen atau Yayasan PIM lebih profesional dengan menggunakan Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang sudah dicanangkan Kemendikti ataupun Kemendikbud. “Ada standar SPMI yang diadopsi untuk meningkatkan pelayanan. Yayasan akan support untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Misalkan mengakomodir penelitian dosen, dan sebagainya,” tutup dia. (mar/Malangpostonline.com)

Editor :
Uploader : irawan
Penulis : marga
Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU