Usung True Avenger, Siswa SD Kristen Kalam Kudus Gapai Mimpi Jadi Pahlawan Sejati

  • 05-12-2019 / 08:04 WIB
  • Kategori:Sekolah
Usung True Avenger, Siswa SD Kristen Kalam Kudus Gapai Mimpi Jadi Pahlawan Sejati KEREN: Siswa-siswi SD Kristen Kalam Kudus berekspresi di panggung kreativitas dalam acara open house dan pentas seni, Rabu (4/12) kemarin.

Malangpostonline.com - Arti pahlawan yang sesungguhnya digambarkan oleh siswa-siswi SD Kristen Kalam Kudus dalam sebuah sebuah pertunjukan seni. Melalui sebuah event bertajuk True Avenger yang digelar Rabu (4/12) kemarin, para siswa menggapai mimpi mereka untuk menjadi pahlawan sejati.

Sebanyak 405 siswa tampil memeriahkan acara pentas seni. Dengan mengenakan beragam pakaian daerah, militer, dokter, petani dan pakaian ala pahlawan, siswa menampilkan satu karya drama teatrikal.

Sesuai tema acara, drama tersebut menceritakan arti kepahlawanan. Bahwa setiap orang merupakan pahlawan, selagi mampu menjadi orang baik dan bermanfaat bagi sesama dan sekitarnya. 

Kepala SD Kristen Kalam Kudus Yuliningtyas Widya Andari, S.Si, mengatakan  dengan tema tersebut anak didiknya diajak untuk berpikir menjadi pahlawan yang sejati, pahlawan yang sesuai dengan karakter kristus. "Yaitu karakter yang tidak hanya bisa belajar dan pandai secara keilmuan tetapi juga punya kasih dalam hati mereka," terang Tyas, sapaan akrabnya.

Kegiatan pentas seni SD Kristen Kalam Kudus kali ini digelar merupakan puncak tema dari rangkaian HUT SD Kristen Kalam Kudus ke-66 yang digelar di akhir semester.

Kegiatan yang kemas dalam Open House tersebut dilaksanakan dalam satu rangkaian acara.  Antara lain corner pembelajaran dari tiap kelas, perform siswa dan bazar. "Yang kami harapkan bagaimana orang tua dan sekolah bisa bersama-sama dalam membina dan mendidik anak," imbuhnya.

Tyas menjelaskan adapun tema besar SD Kristen Kalam Kudus pada semester ini adalah Waking Up, yang dalam arti secara bahasa yaitu bangun.

Dengan maksud untuk memotivasi para siswa yang selama ini berada di zona nyaman, agar bangkit dan mempunyai daya juang. "Untuk menghadapi masa depan dibutuhkan daya juang yang besar, tidak bisa hanya diam diri dan terlena di zona nyaman," terangnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sekolah Kristen Kalam Kudus, Conny Benjamin, M.Div mengatakan perlunya memberikan ruang kreativitas bagi siswa. Misalnya diwujudkan dalam bentuk pentas seni.  "Ini merupakan program yang bagus untuk dikembangkan. Karena di masa sekarang anak-anak dituntut untuk kreatif, inovatif dan bisa berkolaborasi," tuturnya.

Conny berharap kalam kudus dapat menjadi sekolah yang bisa mewadahi kebutuhan siswa untuk berkembang dan menjadi manusia yang utuh. "Maka dari itu mereka harus belajar mandiri  sehingga outcomenya mereka bisa menjadi orang yang berguna bagi sesama," imbuhnya. (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU