Berpuisi Antikorupsi, Pelajar SMP Kabupaten Malang Ajak Lawan Korupsi

  • 09-12-2019 / 16:20 WIB
  • Kategori:Sekolah
Berpuisi Antikorupsi, Pelajar SMP Kabupaten Malang Ajak Lawan Korupsi

Malangpostonline.com - Nilai dan pesan moral kejujuran disuarakan puluhan pelajar SMP Kabupaten Malang, Senin (9/11). Seruan antikorupsi ini disuarakan dari aula Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, pada lomba baca puisi bertema Bersama Melawan Korupsi.

Puisi WS Rendra berjudul 'Aku Tulis Pamflet Ini' menjadi materi puisi wajib yang harus dibaca tiap peserta. Puisi panjang dengan tujuh bait ini memang berisi kritik dan seruan moral kepada penguasa secara baik.

"Kegiatan semacam ini menjadi bagian upaya kami mendorong generasi milenial dengan hal-hal positif dan berprestasi. Tentunya, yang ada hubungannya dengan sikap tanggung jawab dan antikorupsi itu sendiri," kata Kasi Intelijen Kejari Kepanjen, Ardian Wahyu Eko H, MH, Senin (9/12) siang.

Dikatakan, dengan tema khusus melawan korupsi, diharapkan generasi muda lebih memahami korupsi, dan tereduksi dari ancaman krisis moral perilaku korupsi.

"Dengan pemahaman ini, harapannya sekaligus bisa membentengi anak sebagai calon generasi muda pemimpin, agar terhindar dari perilaku tak baik seperti korupsi," tambah Kasi Intel Ardian Wahyu.

Terlebih, lanjutnya, generasi mendatang bisa menjadi kader atau pionir yang bisa berkontribusi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di kemudian hari.

Hasil lomba baca puisi antikorupsi ini sendiri, akhirnya didapati tiga juara terbaik. Masing-masing, siswi dari SMPN 4 Kepanjen (juara 1), dari SMPN 2 Kepanjen (juara 2), dan peserta dari SMPN 5 Kepanjen (juara 3).

Salah satu tim juri lomba, Agus Winarno mengungkapkan, tema dan pesan antikorupsi memang tergambar dari materi puisi yang dibacakan peserta. Meski tidak gamblang menyebutkan soal kurupsi, tetapi isinya cukup memberi gambaran pada anak tentang korupsi.

"Puisi yang dibacakan isinya banyak mengingatkan pada penguasa untuk amanah. Bahkan ada juga pesan kemanusiaan, untuk lebih perhatian pada sesama. Dengan nurani kemanusiaan ini, maka akan pikir-pikir jika akan korupsi," beber Agus. (amn/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU