Festival Spanega Berkarya, Ruang Berkreasi dan Karakter Sesuai Talenta

  • 20-12-2019 / 17:43 WIB
  • Kategori:Sekolah
Festival Spanega Berkarya, Ruang Berkreasi dan Karakter Sesuai Talenta

Malangpostonline.com - Ruang berkreasi dan unjuk bakat dibuka seluas-luasnya bagi pelajar SMPN 4 Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (20/12). Sejak pagi, fasilitas ruangan dan outdoor yang ada di SMPN ini pun dipenuhi kemeriahan dan kreativitas unik pelajar setempat.

Unjuk kreativitas dan bakat ini dikemas dalam acara Festival Spanega Berkarya, yang digelar sejak Rabu (18/12). Puluhan karya pelajar SMPN 4 inipun ditampilkan dalam tiap kelompok kelas masing-masing.

Penampilan anggota ekstrakulikuler seni Karawitan menjadi pembuka dalam Festival Spanega Berkarya ini. Dengan apik, musik karawitan ditampilkan mengiringi beberapa lagu yang dibawakan sinden anak.

"Kegiatan festival ini memang untuk mewadahi potensi diri dan menggali bakat teman-teman. Ada yang tergabung dalam organisasi intrasekolah, sebagian besar kreativitas dari siswa anggota kegiatan pengembangan diri yang diikuti," kata Reiza Titania Tunggal, Ketua OSIS SMPN 4 yang juga selaku ketua pelaksana festival, Jumat (20/12).

Ada sejumlah 16 stand kelompok pengembangan diri yang memajang hasil karya kegiatannya. Seperti stand olimpiade sain nasional (OSN), seni kerajinan, membatik hingga lukis. Sementara, penampilan seni sendiri dibawakan 11 kelompok dari tim kegiatan pengembangan diri.

Dikatakan, meski dikemas festival, apresiasi juga diberikan bagi kreativitas dan penampilan siswa. Diantaranya, penghargaan untuk kelas paling menginspirasi, penampilan terfavorit, pemilihan duta ramah anak, film terbaik, stand terbaik, juga sejumlah apresiasi bagi karya terbaik.

Panggung pentas seni yang berada di lapangan olahraga sekolah ini menjadi pusat unjuk bakat dan kreasi siswa. Sementara, sejumlah karya lain dipamerkan di ruang kelas dan stan-stan kecil di halaman sekolah.

Menariknya, hampir semua pelajar SMPN 4 ini mengenakan kostum adat Jawa.

"Konsep acaranya juga untuk melestarikan warisan budaya tradisional Jawa. Kebetulan, tiap Jumat minggu pertama dan ketiga diberlakukan busana Jawa untuk dipakai semua siswa di sekolah," beber Reiza Titania.

Sejumlah karya membanggakan film pendek buatan pelajar SMPN 4 Kepanjen secara khusus juga ditampilkan. Aula sekolah disulap sedemikian rupa untuk pemutaran film mereka. Salah satu film pendek karya siswa yang diputar, adalah 'Laskar Pemimpi,' yang dibuat tim siswa kelas 9.

"Saya ikuti mulai awal, menonton film karya anak yang diputar. Ya, karya mereka harus diapresiasi lah, karena tidak mudah dan sudah bersusah payah membuatnya," demikian Kepala SMPN 4 Kepanjen, Supriyanto, di sela menikmati film pelajar ini. (amn/Malangpostonline.com)

Editor : amn
Uploader : slatem
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU