Tingkatkan Kemampuan Guru Menulis Karya Ilmiah

  • 24-12-2019 / 13:24 WIB
  • Kategori:Sekolah
Tingkatkan Kemampuan Guru Menulis Karya Ilmiah SINERGI: Ketua K3S SD Muhammadiyah Kota Malang Sony Darmawan, S.Pd., M.Pd., dan Ketua PPMP Dr. Endang Poerwati, M.Pd menunjukkan draf MoU yang sudah ditandatangani

Malangpostonline.com - Guru-guru SD Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Malang semakin memantabkan langkah untuk meningkatkan kompetensi mereka. Kali ini dibawah koordinasi K3S SD Muhammadiyah Malang, sebanyak 90 guru berkomitmen untuk semakin serius dalam membuat karya tulis ilmiah dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). 

Komitmen tersebut dihasilkan setelah para guru mengikuti pelatihan penulisan karya tulis ilmiah dan PTK, di SD Muhammadiyah 9 beberapa waktu yang lalu. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh K3S SD Muhammadiyah Malang bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Mutu Pendidikan (PPMP) Prodi PGSD UMM. 

Ketua K3S SD Muhammadiyah Kota Malang Sony Darmawan, S.Pd., M.Pd., mengatakan workshop penulisan karya tulis ilmiah merupakan program yang dirancang oleh internal K3S untuk meningkatkan kinerja guru. Hasil dari pelatihan tersebut, mewajibkan seluruh peserta untuk membuat best practice dan PTK dengan waktu yang telah ditentukan. "Kami target tanggal 10 Januari 2020 best practice sudah jadi, dan dua pekan selanjutnya proposal PTK sudah harus jadi, sehingga Bulan Februari atau Maret sudah menghasilkan produk," katanya kepada Malangpostonline.com

Penulisan karya tulis ilmiah dan PTK dikawal langsung oleh para dosen dari PPMP dan Prodi PGSD UMM yang dari sejak awal memberikan pendampingan. Semua hasil karya ilmiah nantinya akan kumpulkan dan akan disusun menjadi sebuah bunga rampai berupa buku. 

Kepala SD Muhammadiyah 9 Malang ini menjelaskan ada banyak manfaat dari pelatihan menulis karya ilmiah. Setidaknya membantu para guru dalam membuat porto folio, terutama bagi mereka yang sertifikasi. 

Dan yang tidak kalah penting, lanjut dia, dengan kemampuan menulis guru-guru SD Muhammadiyah Malang akan lebih kompetitif. Terutama saat ada lomba karya tulis ilmiah, baik yang digelar oleh pemerintah maupun Muhammadiyah. "Harapan ke depan kami tidak lagi menjadi sekedar penggembira, tetapi peserta yang benar-benar kompetitif dari Kota Malang," ungkapnya. 

Dalam pelatihan tersebut juga dilaksanakan penandatangan MoU antara K3S SD Muhammadiyah Kota Malang, PPMP dan Prodi PGSD UMM. Kerjasama yang tertuang dalam MoU tersebut berkaitan dengan upaya peningkatan mutu guru. 

Selain itu menyatakan kesiapan bagi SD Muhammadiyah menjadi tempat untuk penelitian dosen dan mahasiswa. Misalnya bekerja sama membuat media pembelajaran, bisa dilakukan secara kolaboratif sehingga efektif dan efesien. "Intinya kami saling mendukung untuk kemajuan bersama," tukasnya. 

Sementara itu, Ketua PPMP Dr. Endang Poerwati, M.Pd mengatakan, kemampuan menulis karya ilmiah bagi para guru harus ditingkatkan. Karena sejauh ini masih banyak karya ilmiah yang diciptakan guru dengan nilai orisinalitasnya masih rendah. "Sehingga tidak ada nilai kebanggaan dari karya yang dihasilkan," katanya. 

Ia berharap dengan adanya upaya peningkatan kemampuan guru dalam menulis karya ilmiah maupun PTK, akan menghasilkan sebuah karya yang berkualitas. Sebagai karya monumental yang hasilnya bisa bermanfaat dalam waktu yang panjang hingga berabad-abad yang akan datang. 

Endang mengungkapkan, usai pelatihan para peserta diberikan tugas untuk membuat best practice dan PTK. Karya terbaik dari mereka, akan dimasukkan ke dalam jurnal UMM. "Dan akan kita pamerkan ke sekolah yang lain agar bisa menjadi motivasi. Maka jadilah yang pertama atau berusaha menjadi yang terbaik. Dan kalau bisa lebih bagus lagi dengan menjadi yang pertama dan terbaik," pungkasnya. (imm/Malangpostonline.com)

Editor : imm
Uploader : irawan
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU