Aksi Dancer Semarakkan Panderman Cup VI

  • 22-01-2020 / 18:08 WIB
  • Kategori:Sekolah
Aksi Dancer Semarakkan Panderman Cup VI MEMUKAU: Aksi siswa dari Ekstrakurikuler Dance SMPK Santa Maria 2 saat menyemarakkan jalannya pertandingan basket di Panderman Cup VI.

Malangpostonline.com - Panderman Basketball Cup VI SMPK Santa Maria 2 tahun ini hadir dengan warna yang berbeda. Dibanding tahun sebelumnya Panderman Cup tahun ini diwarnai dengan aksi siswa dari program esktra modern dance.

Setidaknya dalam sehari ada tiga sampai empat kali penampilan modern dance. Para siswa tampil beraksi saat sesi break time atau ganti pertandingan. Penampilan mereka yang begitu atraktif ini menghibur para pemain dan penonton yang hadir di lapangan SMPK Santa Maria 2. 

Salah satu siswa yang tergabung dalam ekstra dance, Aurel mengatakan, ia dan teman se grupnya selalu tampil semangat untuk memeriahkan kegiatan Panderman Cup, meskipun dalam sehari bisa tampil lebih dari satu kali.

“Kami senang-senang saja dan terus bersemangat,” kata Aurel kepada Malang Post, kemarin.

Dance yang mereka tampilkan selalu berbeda dari beberapa kali perform yang ditampilkan. Itupun tidak membuat para siswa kesulitan dalam berlatih. “Kalau latihan itu pasti, tapi kami sudah terbiasa dan mendapat pembinaan yang baik di sekolah ini, jadi tidak butuh waktu yang lama untuk bisa,” kata Nadia, teman Aurel, menambahkan.

Sementara itu, pertandingan basket Panderman Cup VI yang memasuki hari ketiga berlangsung semakin seru. Pertandingan antar pelajar SD/MI tingkat Jawa Timur ini terus menyajikan pertandingan yang membuat para supporter terhibur.

Salah satu pertandingan yang cukup menarik, Rabu (22/1)  sore kemarin, yaitu pertandingan yang mempertemukan tim SD Charis Malang dengan SDK Wijana Sejati Mojokerto. Dalam pertandingan tersebut tim Wijana Sejati menang dengan skor meyakinkan, 24-8.

Di menit-menit awal pada quarter pertama kedua tim cukup bersaing. Hingga menit kedua belum ada poin yang tercipta. Poin pertama didapat Wijana Sejati Mojokerto pada menit ketiga dengan lemparan bebas. Dua  poin tercipta akibat pelanggaran oleh tim lawan.

Wijana Sejati menambah empat poin pada menit keempat. Di menit keenam tim Charis kembali membuat pelannggaran. Kesempatan ini pun mampu dimaksimalkan oleh Wijana Sejati dan berhasil menambah dua poin. 

Memasuki quarter kedua tim Charis langsung mengambil inisiatif untuk menyerah lebih agresif. Dua poin nyaris di dapat saat bola sempat menggelinding di ring keranjang. Sayangnya bola muntah keluar. Poin gagal tercipta.

Saat asik menyerang ke pertahanan lawan, lini belakang tim Charis menjadi tidak terkontrol. Dan kembali membuat pelanggaran. Sehingga membuahkan satu poin untuk tim Wijana Sejati Mojokerto melalui lemparan bebas. Quarter kedua beakhir dengan skor 15-0.

Poin pertama SD Charis tercipta melalui lemparan bebas akibat pelanggaran pemain Wijana Sejati di awal quarter ketiga. Satu poin tersebut cukup membuat pemain charis semakin termotivasi untuk mencetak poin-poin selanjutnya. Hingga terkumpul delapan poin di akhir quarter keempat.

“Menang atau kalah itu hal biasa, yang penting semangat bertanding dan tidak mudah menyerah. Esensi dari pertandingan ini adalah mencetak jiwa kompetitif pada diri siswa SD. Sehingga kemampuan mereka berkembang,” ujar Wakil Kepala SMPK Santa Maria 2, Drs. Budi Daryono. (imm/aim)

Editor : aim
Uploader : slatem
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU