Meriahkan HUT Ke-52, SDK Mardi Wiyata 1 Gelar Talent Show

  • 03-02-2020 / 19:51 WIB
  • Kategori:Sekolah
Meriahkan HUT Ke-52, SDK Mardi Wiyata 1 Gelar Talent Show PERCAYA DIRI: Siswa-siswi SDK Mardi Wiyata 1 saat menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di panggung talent show.

Malangpostonline.com - Dalam rangka memperingati dan memeriahkan acara Hari Ulang Tahunnya yang ke 52, SDK Mardi Wiyata 1 menggelar acara talent show, Jumat  (31/1) lalu. Kegiatan tersebut merupakan puncak perayaan HUT SDK Mardi Wiyata 1 yang jatuh pada tanggal 1 Januari 2020.

Talent Show adalah acara panggung ekspresi siswa SDK Mardi Wiyata 1 yang menampilkan karya kreativitas mereka dari beberapa bidang seni. Seperti seni musik dan lagu, tari tradisional dan modern, paduan suara dan drama. Semuanya dirangkai secara kolosal dengan tema Petualang Cilik Meraih Mimpi.

Dalam kesempatan tersebut Kepala SDK Mardi Wiyata 1 Edik Joko Yuhono, S. Pd, meminta guru, siswa dan orang tua yang hadir untuk saling berjabat tangan satu sama lain. Sembari mengucapkan selamat ulang tahun, atas tercapainya usia SDK Mardi Wiyata 1 yang ke 52. "Karena sekolah ini adalah milik kita bersama maka satu sama lain saling bersalaman dan bergembira," ucapnya.

Ia mengungkapkan, puncak perayaan HUT ke 52 SDK Mardi Wiyata 1 terasa lebih istimewa. Sebab waktunya berdekatan dengan HUT ke-92 para Frater Bunda Hati Kudus berkarya di Indonesia. Momen tersebut jatuh pada tanggal 2 Februari 2020. "Selamat Ulang Tahun Frater," ucap Edik kepada para Frater BHK yang turut hadir dalam acara talent show.

Edik menjelaskan SDK Mardi Wiyata 1 tidak hanya fokus pada bimbingan akademik saja. Ada beberapa bidang yang menjadi orientasi guru dalam mendidik. Salah satunya pengembangan bakat dan potensi siswa di bidang non akademik. "Namun fokus utama sekolah kita pada pendidikan karakter, selain akademik dan non akademik," terangnya.

Di ajang talent show kali ini, kata dia, guru dan orang tua dapat menyaksikan hasil latihan siswa selama satu tahun. Para siswa yang selama ini berlatih dalam program ekstrakurikuler diberikan kesempatan untuk menampilkan bakat dan kemampuan mereka. "Ada seni tari, musik, bina vocalia, catur basket, futsal, dan lain-lain," paparnya.

Ia mengungkapkan, bahwa potensi anak di berbagai bidang tersebut merupakan bekal yang penting untuk masa depan mereka. Maka tugas guru dan orang tua untuk menggali dan mengembangkan potensi tersebut mulai sejak usia dini. "Kita ingin mengahargai anak seutuhanya, tidak hanya bidang aakdemik karena potensi mereka berbeda-beda," ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Yayasan Mardi Wiyata Drs. Sony Suharsono., mengatakan bahwa talenta pada anak adalah anugerah dari Tuhan yang patut dikembangkan. Bakat-bakat tersebut menjadi pelengkap, sehingga orang tua tidak hanya mengagungkan IQ untuk mengukur kemampuan anak. "Intelektual saja tidak cukup. Pengembangan potensi non akademik merupakan bagian dari proses pendidikan. Maka sekolah perlu memberi tempat supaya anak berkembang secara utuh," tuturnya.

Dengan demikian, kata dia, kegalauan orang tua karena anaknya tidak pintar secara akademik tidak perlu terjadi. Karena sesungguhnya setiap anak punya potensi yang berbeda. "Sekolah punya tugas memanusiakan manusia, dan membantu mengembangkan bakat dan potensi yang ada," pungkasnya. (imm)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : imm
Uploader : slatem
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU