Bangun Kebiasaan Tertib Beribadah SD Anak Saleh Bentuk TTM

  • 07-02-2020 / 20:35 WIB
  • Kategori:Sekolah
Bangun Kebiasaan Tertib Beribadah SD Anak Saleh Bentuk TTM TEKUN: Tim Teladan Masjid SD Anak Saleh sedang mendampingi teman-teman mereka sesama siswa dalam kegiatan ibadah di masjid.

Malangpostonline.com - Mendidik anak disiplin dan tertib harus dimulai sejak dini. Dan harus dimulai dari pembiasaan. Tidak bisa langsung jadi dengan cara instan. Karena sikap disiplin yang menjadi bagian dari unsur penguatan karakter, harus dilakukan dengan tahapan dan proses yang panjang sehingga menjadi kebiasaan.

Dan satu lagi, dilakukan dengan cara yang unik dan kreatif. Agar pendidikan karakter, dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah oleh peserta didik. Seperti yang diterapkan oleh SD Anak Saleh. Yang dalam satu tahun terakhir menerapkan menegakkan disiplin ibadah dengan membentuk Tim Teladan Masjid (TTM).

TTM merupakan implementasi dari program home base system yang baru-baru ini dikembangkan oleh SD Anak Saleh. Dibentuk ke dalam lima homebase, yakni kelompok Abu Bakar As-Shiddiq, Umar Bin Khattab, Utsman Bin Affan, Ali Bin Abi Thalib dan Umar Bin Abdul Aziz.

Humas SD Anak Saleh, Achmad Efendi, S.Hum., menjelaskan setiap home base terdiri dari delapan siswa yang direkrut mulai kelas 3 sampai kelas 6. Untuk masuk menjadi anggota TTM tidak mudah. Karena guru melakukan seleksi terhadap siswa yang ingin bergabung dalam kelompok ini. “Karena tanggung jawab dan tugas mereka untuk ikut serta menegakkan disiplin beribadah sangat besar, maka tidak semua siswa bisa masuk, harus kita seleksi,” ujarnya kepada Malangpostonline.com.

Seleksi untuk rekrutmen siswa TTM SD Anak Saleh meliputi akhlak siswa, kemampuannya membaca Alquran, hafal bacaan salat dan zikir dengan baik serta harus hafal doa sehari-hari. “Karena yang akan mereka urusi berhubungan dengan akhlak maka tentu siswa TTM harus memiliki akhlak yang bagus, itu yang utama,” kata dia.

Siswa TTM setiap Hari Kamis mendapat briefing dari guru. Mereka mendapat penguatan tiga materi agama Islam. Yaitu akhlak, fikih dan tarikh. Penguatan materi pada siswa TTM perlu dilakukan mengingat mereka menjadi wakil guru saat bertugas mengawasi teman-temannya.

Adapun tugas TTM dimulai dari saat jam keluar kelas untuk melaksanakan salat. Tim ini dibagi dibagi menjadi beberapa pos.

Pos pertama bertugas di lapangan untuk memastikan temannya berjalan dengan baik ke masjid. Pos kedua, bertugas mengingatkan siswa agar sandal diletakkan dengan rapi. Pos selanjutnya di tempat wujud, bertugas memantau cara wudu temannya dan mengingatkan jika tidak sesuai dengan ketentuan fikih.

Pos keempat berada di tangga. Menjaga agar siswa  berjalan dengan baik dan tidak berlari. Selanjutnya pos di pintu masjid, bertugas untuk mengingatkan kaki kanan dan berdoa.

Dan pos terakhir di dalam masjid, bertugas mulai mengatur soff salat,  dan mengingatkan jika ada siswa yang berbicara.

"Peringatan diberikan sampai tiga kali. Jika tetap melanggar atau melawan siswa TTM maka siswa mendapat sanksi, berupa pemotongan poin home base atau baca sepuluh ayat," ucap Efendi.

Ia juga menuturkan bahwa tujuan home base itu sendiri ada tiga. Yakni melatih yang muda menghormati yang tua, yang tua menyayangi yang muda, fastabiqul khairat dan menjadikan siswa mau dipimpin dan siap memimpin. "Ini merupakan cara kami menafsirkan panca karakter yang dimiliki SD Anak Saleh," tandasnya. (imm)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : imm
Uploader : slatem
Penulis : Imam W.
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU