Hindari Bullying SMP Al-Irsyad Tingkatkan Perhatian Guru

  • 12-02-2020 / 16:11 WIB
  • Kategori:Sekolah
Hindari Bullying SMP Al-Irsyad Tingkatkan Perhatian Guru AKRAB: Para siswa SMP Putri Al-Irsyad Al-Islamiyyah belajar dengan tenang dan bermain penuh keakraban satu sama lain.

Malangpostonline.com - Maraknya isu bullying yang terjadi belakangan ini di lingkungan pendidikan menjadi perhatian tersendiri bagi publik. Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya resah akan kondisi anaknya di sekolah. Terlebih saat ini akan memasuki tahun pelajaran baru. Maka pilihan terhadap sekolah menjadi pertimbangan yang dianggap penting.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMP Putri Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Malang, Nurul Rizki Rahmawati S. S.Pd., Gr. memberikan pernyataan bahwa kenyamanan siswa belajar tak lepas dari kondisi sekolah itu sendiri. Baik kondisi fisik berupa sarana maupun sistem yang dibangun. "Karena kenyamanan dalam belajar adalah faktor yang sangat menentukan keberhasilan dalam proses pendidikan," katanya kepada Malangpostonline.com.

Di SMP Putri Al-Irsyad Al-Islamiyyah, mulai sejak awal gedung sekolah dibuat menyatu menjadi satu bangunan. Ruangan satu dengan yang lain menyambung jadi satu, mulai ruang kepala sekolah, ruang guru, tata usaha, kelas siswa dan ruangan yang lainnya. Dan tidak ada satu ruang pun yang tertutup atau tersembunyi.

Rizki menjelaskan dengan begitu maka pengawasan guru terhadap siswa menjadi lebih mudah. Gedung tiga lantai tersebut diatur sedemikian rupa untuk memberikan perhatian yang maksimal pada peserta didik.

Di setiap lantai ada ruangan guru. Termasuk di lantai 3 yang rata-rata adalah kelas siswa, terdapat satu ruang untuk guru. "Sehingga dalam kondisi apapun aktivitas anak-anak terus termonitor. Keluar kelas saja kita bisa tau," tambahnya.

Dikatakannya, kondisi sekolah sengaja diatur sedemikian rupa. Bukan untuk membatasi kreativitas dan ruang gerak siswa, melainkan sebuah sistem agar perhatian guru selalu ada untuk siswanya. Terlebih untuk antisipasi terhadap kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Salah satunya bullying. Kita harus inten memberikan pengertian pada anak, karena tanpa disadari candaan mereka itu kadang berarah pada bullying dan itu tidak bisa kita biarkan," terangnya.

Langkah lain yang telah menjadi sistem di SMP Putri Al-Irsyad Al-Islamiyyah adalah kesesuaian rasio antara jumlah siswa dan guru. Sekolah benar-benar memperhatikan rasio yang ideal antara jumlah siswa dan guru. "Karena kami sangat mementingkan efektifitas dan kondusifitas pembelajaran. Kalau melebihi batas maka pembelajaran tidak akan efektif," ungkapnya.

Rasio jumlah siswa dan guru juga berkaitan dengan daya kontrol. Jika jumlah siswa dan guru tidak ideal maka daya kontrolnya pun kurang. Dan hal tersebut sangat berpengaruh pada perhatian guru pada siswanya.

Selain itu, Rizki menambahkan, kondisi mental siswa kadang kala tidak stabil. Ada kalanya mereka gampang emosi dan menyendiri. Maka ini pun menjadi tugas guru untuk mempelajari lebih jauh apa penyebabnya, karena siswa yang bersangkutan dapat berpotensi dibully atau membuli.

Menurut Rizki, kadang-kadang siswa bersikap seperti itu karena terbawa oleh masalah yang ada di keluarga. "Maka yang kami lakukan adalah membangun komunikasi dengan orang tua. Bagaimanapun orang tua juga bagian penting dalam pendidikan anak. Tujuan kami untuk mencari solusi terhadap masalah yang sedang dialami siswa agar belajarnya tidak terganggu," tukasnya. (imm)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : imm
Uploader : rois
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU