Obati Rasa Jenuh SD Islam Sabilillah Terapkan Quizizz

  • 02-04-2020 / 18:19 WIB
  • Kategori:Sekolah
Obati Rasa Jenuh SD Islam Sabilillah Terapkan Quizizz INTENS: Kepala SD Islam Sabilillah, Nunik S. Hariarti, S.Pd., M.Pd ikut mantau aktivitas belajar siswanya di rumah.

Malangpostonline.com - Masa Belajar di rumah sudah memasuki pekan ketiga. Kegiatan belajar di rumah bukan perkara yang mudah. Baik bagi guru ataupun siswa. Terlebih juga untuk orang tua yang juga berpeslran sebagai guru bagi anak-anak mereka di rumah. 

Di Minggu pertama, mungkin berjalan biasa saja. Tapi lama-kelamaan menjadi tidak biasa, terutama bagi siswa yang mulai mengalami rasa jenuh dan bosan. Terlebih mereka tidak bisa kemana-mana karena aturan pemerintah yang mengharuskan tinggal di rumah.

Maka untuk menghilangkan rasa jenuh tersebut, guru SD Islam Sabilillah menerapkan satu aplikasi pembelajaran yang bernama quizizz. Yaitu sebuah aplikasi yang berisi soal-soal yang bisa dijawab siswa dengan sistem cepat tepat.

Kepala SD Islam Sabilillah, Nunik S. Hariarti, S.Pd., M.Pd., mengatakan quizizz merupakan aplikasi yang menarik. Materi di dalamnya terbilang cukup variatif. Namun untuk siswa SD Islam Sabilillah guru lah yang menentukan materinya agar sesuai dengan yang siswa pelajari saat ini. "Materinya biar fokus maka guru yang menentukan sendiri," ujarnya kepada Malangpostonline.com.

Aplikasi tersebut mampu melatih siswa untuk bisa berpikir cepat dan tepat. Dan yang membuat siswa lebih bersemangat, aplikasi tersebut disetting dengan sistem peringkat. Siswa yang dapat menjawab soal paling cepat dan tepat berada diurutan paling atas. Demikian seterusnya sesuai kemampuan siswa.

Quizizz dilaksanakan berkelompok sesuai dengan level kelas. Adapun materi soal diberikan sesuai jadwal yang ditentukan dan guru dari setiap mata pelajaran. Biasanya quizizz dimulai setelah waktu shalat magrib saat orang tua sudah berada di rumah.  "Alhamdulillah siswa dan orang tua begitu antusias. dalam setiap levelnya sampai ada yang mencapai angka 80 siswa yang ikut kuis," katanya.

Menurut Nunik, quizizz selain menyenangkan juga membantu memperkuat pemahaman siswa pada pelajaran. Meskipun sifatnya tidak wajib, tapi semangat siswa SD Islam Sabilillah patut diacungi jempol. "Bagi kami ini hanya sebagai selingan saja, kami anggap hiburan yang mengandung nilai pelajaran, meski tidak masuk nilai raport anak-anak begitu semangat dan percaya diri dengan kemampuannya," kata dia.

Sementara itu, monitoring dan pemantauan aktivitas belajar siswa di rumah juga terus intens dilakukan. Termasuk pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) bagi kelas VI yang pada Hari Kamis (2/4) kemarin, merupakan hari yang terakhir.

Dalam hal ini, Nunik mengatakan, guru bekerjasama dengan orang tua untuk ikut memantau aktivitas anak di rumah. Agar lembar kerja serta tugas harian yang diberikan guru pada siswa benar-benar diselesaikan dengan baik. "Kami menggunakan aplikasi google form untuk diisi siswa dan orang tua sebagai laporan kepada guru," ujarnya.

Setiap harinya guru juga mempersiapkan waktu khusus bagi orang tua atau siswa yang ingin video call atau teleconference dengan menggunakan zoom maupun lainnya. Layanan tersebut sebagai upaya guru memberikan pemahaman yang lebih pada siswa ketika ada materi yang perlu penjelasan secara langsung.

Adapun PAT bagi siswa kelas VI yang dilangsungkan sejak Senin lalu, Nunik mengaku tidak ada kendala. Meskipun dilaksanakan secara online seluruh siswa dapat melaksanakan dengan baik. Pasalnya siswa SD Islam Sabilillah telah disiapkan untuk bisa melaksanakan ujian berbasis Computer Based Test (CBT). "Ketika kondisi saat ini memaksa kita untuk belajar di rumah, anak-anak kelas VI sudah tidak ada kendala. Mereka sudah siap dengan ujian online dan berbasis komputer," tandasnya. (imm)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : imm
Uploader : slatem
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU