The Road to Sector Nine Menuju Cup

  • 29-09-2019 / 20:16 WIB
  • Kategori:Burungkunam
The Road to Sector Nine Menuju Cup

MALANG - Kegilaan kicau mania dalam menggelar lomba burung, betul-betul dibuktikan dengan banyak nya kejuraan  yang hampir di adakan setiap hari minggu. Semua penggila burung menggelar event nya dengan Beragam tema demi memikat perhatian para penghoby burung yang saat ini semakin meningkat, entah dari pemain  lama atau baru pun  sudah banyak bermuculan dengan gaco-gaco mereka yang mampu bersaing dengan pemain burung kawakan.

Malang saat ini memang sudah menjadi barometer perkicauan, tak sedikit gaco-gaco dengan durasi terbaik tercipta di daerah Malang. Bukti Malang menjadi barometer adalah, sudah berjajar banyak  gantangan yang berdiri, di tambah  saat ini pemain sudah tidak di bingungkan dengan menjajal kemampuan ocehan.

The Road to Sector Nine mencoba menantang para pecinta kicau mania untuk hadir dan berlaga di gelaran bersetara nasional, road to ini di buat karena gantangan sector nine akan segera menggelar cup  yang masih di rahasiakan, dalam kemasan dan tatanana gantangan yang akan di gelar, gantangan sector nine dalam benggelar road to nya memang tidak  main-main. Team meraka pun menyiapakan event tersebut dengan matang dan perihitung baik  dari kemasan maupun dari segi pengawalan  setiap sesi pertarungan adu gengsi dunia perkicauan.

Digelar pada hari Minggu (29/9), Road to Sector Nine yang beralamatkan di Jalan Ir Rais 3 Tanjung Kota Malang sukses membuat para kicau mania terlena dengan konsep  memanjakan mereka,  yang sudah hadir dan berani mejajal kemampuan gacoan nya. Start di mulai pukul 11.30 WIB para peserta dengan ceketan menyiapkan gaco nya untuk segera di gantangkan.  Kelas yang di lombakan yaitu Anis merah, cucak ijo, Lovebird M3, Murai batu, Kenari standart, Kacer, dan Cendet.

Dengan kerja sama dan kecerdasaan para panitia, mereka  membagi kelas tersebut menjadi Gold, Silver, Bronze, Nine, dan G 25. Tidak terhenti dari situ saja  piala dengan bentuk Spartan  serta  paiagam dan hadiah untuk para pemain juga sudah di persiapkan guna di bawah pulan. Dengan menggunkan kemasan seperti itu road to sector nine mampu menjaring kurang lebih ada 1.000 peserta.

“Untuk gelaran ini, memang gelaran yang akan menuju ke gelaranan yang yang lebih besar, dari sini  bisa di lihat kalau burung -burung yang mereka bawa bukan burung yang ecek- ecek, karena gelaran ini di dominasi oleh jenis burung jawara atau partai panas seperti Murai, Cucak Hiaju, Kenari dan juga Lovebird", terang Pak Toha atau lebih di kenal Ahot selaku pemilik gantangan kepada Malangpostonline.com.

“Juara murai saja durasi gak main-main mas, 12 -15 menit kerja burung  sedangkan cucak ijo berdurasi 10 menit, dengan kawalan juri Handoyo, Slamet, Hamza, Sodrun, dan korlap Cak Mat, Papu dan Rico mereka kompak mengawal gelaran ini dengan sukses tambahnya”.

Acara pun sudah mencapai puncaknya dengan pengundian pemenang  SF (Single Fighter) dan  BC (Bird Club), pengundian poin segera di mulai, tidak butuh waktu lama total dengan poin 975 H. Cimenk Raka Jaya 375 asal lumajang memboyong tropi  SF dan di susul dengan H. Dodit Arya Duta kofifah mendapakatkan angka telak sebesar 1.300 sekaligus di nobatkan menjadi juara BC versi Road to sector nine. (fan/Malangpostonline.com)

Editor : Irfan
Uploader : irawan
Penulis : Irfan
Fotografer : Irfan

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU