Turunkan Risiko Penyakit Jantung dengan Sikat Gigi 3 Kali Sehari

  • 10-12-2019 / 08:44 WIB
  • Kategori:lifestyle
Turunkan Risiko Penyakit Jantung dengan Sikat Gigi 3 Kali Sehari Ilustrasi. Studi menyebut, sikat gigi sebanyak tiga kali sehari dapat mengurangi risiko gagal jantung sebesar 12 persen. (Foto: Istockphoto/nensuria)

Malangpostonline.com - Menyikat gigi merupakan langkah sederhana untuk menjaga kebersihan serta kesehatan gigi dan mulut. Manfaat tersebut akan jauh lebih besar bila Anda menyikat gigi sebanyak tiga kali sehari.

Studi menemukan, menyikat gigi tiga kali sehari tak hanya baik bagi kesehatan gigi, namun juga dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Sebuah studi yang diterbitkan di European Journal of Preventive Cardiology mempelajari efek menjaga kebersihan mulut untuk penyakit gagal jantung dan fibrilasi atrium atau penyakit gangguan irama jantung yang juga disebut dengan AFib.

Peneliti menggunakan 161 ribu data partisipan dengan rentang umur 40-79 tahun dan tidak memiliki riwayat penyakit gagal jantung maupun AFib. Data diambil dari National Health Insurance System-Health Screening Cohort (NHIS-HEALS), yang mencakup 97 persen dari populasi Korea Selatan.

Dalam masa penelitian yaitu tahun 2003 hingga 2004, peneliti mengukur tinggi dan berat badan partisipan serta menanyakan beberapa pertanyaan mengenai gaya hidup serta kesehatan mulut dan gigi. Selain itu partisipan juga mengikuti berbagai tes laboratorium seperti tes darah, tes urin, dan tes tekanan darah.

Setelah 10 tahun sejak pengambilan data, peneliti menemukan bahwa 3 persen atau sebanyak 4.911 partisipan didiagnosis dengan AFib sementara 4,9 persen dari partisipan atau sebanyak 7.971 orang mengalami gagal jantung.

Berdasarkan analisis studi tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa menyikat gigi sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari mampu mengurangi risiko AFib sebesar 10 persen dan gagal jantung sebesar 12 persen.

"Kebersihan mulut yang buruk dapat memicu perkembangan bakteri dan peradangan sistemik, yang mengarah pada fibrasi atrium dan gagal jantung," kata Dr. Tae-Jin Song, penulis utama penelitian.

Namun, Song juga mengungkapkan bahwa masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk menunjukkan keterkaitan antara kebersihan mulut dengan kesehatan jantung karena adanya keterbatasan dalam penelitian yang ia lakukan. (aul/ayk/cnn/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU