5 Penyebab Rambut Rontok yang Bisa Dicegah

  • 02-03-2020 / 10:58 WIB
  • Kategori:lifestyle
5 Penyebab Rambut Rontok yang Bisa Dicegah

Malangpostonline.com-- Rambut rontok adalah salah satu siklus alami yang dialami tubuh saban hari. Setiap kali menyisir, ada saja helai yang jatuh atau tertinggal di sisir. Ada siklus alami yang harus dilalui folikel rambut, mulai dari tumbuh, beristirahat, rontok lalu kembali tumbuh.

Daur tersebut bisa bertahan antara lima hingga enam tahun, dan pada sebagian orang bahkan bisa lebih lama dari itu. Sekitar 100 helai rambut bisa rontok per harinya, dan ini kondisi yang normal.

Menurut seorang pakar sekaligus Direktur Medis di Pharma Medico, Omar Milhem, usia selalu jadi faktor yang dikaitkan dengan kerontokan rambut. Sementara faktor eksternal berupa stres, kondisi kesehatan seperti diabetes dan kelainan jantung. Namun begitu saat kesehatan membaik maka kondisi rambut pun berangsur pulih.

"Satu dari tiga perempuan akan mengalami siklus ini dalam hidupnya," terang seorang Trichologist atau ahli kesehatan khusus penanganan rambut, Sara Allison seperti dikutip Medical Daily.

Rambut rontok menurut dia, juga akan memengaruhi harga diri dan kepercayaan diri seorang perempuan. Selain perkara usia, beberapa alasan di balik kerontokan rambut sebetulnya masih bisa dicegah, berikut di antaranya:

1. Terlalu sering mengubah gaya rambut

Penataan rambut memang bagian dari seni dan bahkan menghadirkan profesi khusus yakni hair stylist. Tapi langkah ini juga menimbulkan konsekuensi jika dilakukan kelewat sering.

Dampaknya adalah, terjadi traksi alopecia. Yakni kerontokan lantaran kekeliruan saat menata rambut. Misalnya, ketika menyanggul, meluruskan, ekstensi ataupun mengepang. Selain kerontokan, traksi alopecia juga mengakibatkan bintik-bintik pada kulit kepala, gatal-gatal, peradangan folikel rambut, dan membuat rambut menipis.

2. Efek samping obat-obatan

Untuk beberapa kasus, pergantian obat kontrasepsi, atau obat yang berkaitan dengan perubahan hormon hampir pasti mengakibatkan kerontokan. Statin dan antidepresan juga menyebabkan efek serupa.

3. Diet

Pengurangan asupan tertentu untuk tubuh juga bisa jadi faktor kerontokan rambut. Melakukan diet seperti menjadi vegetarian acap mengakibatkan kekurangan gizi terutama protein, zinc dan zat besi. Padahal beberapa zat berpengaruh pada pertumbuhan rambut.

Menutupi itu dengan meminum vitamin yang mengandung zinc atau zat besi hanya bisa bekerja sekitar tiga bulan.

4. Stress

Telogen effluvium, kondisi rambut rontok yang terjadi akibat rambut tidak tumbuh secara alami sesuai tahapannya. Misalnya ketika setelah dicukur, pertumbuhannya perlu waktu yang sangat lama. Salah satu penyebab kondisi ini biasanya adalah stress, baik jangka panjang ataupun pendek.

Yoga, meditasi, terapi dan olahraga adalah beberapa cara yang bisa digunakan untuk meredakan stress.

5. Menopause dan kehamilan

Setelah kehamilan, perempuan mengalami penurunan kadar estrogen. Pada sebagian perempuan, hal tersebut mengakibatkan kerontokan rambut. Tapi kondisi ini bisa segera pulih.

Sementara ketidakseimbangan hormon selama menopause juga turut jadi sebab rambut rontok. Kondisi ini biasa dikenal androgenetic alopecia.

(NMA/NMA/cnn/bua)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU