Konflik Daisy MOMOLAND dan Agensi, Manipulasi ke Ancaman

  • 08-01-2020 / 14:43 WIB
  • Kategori:music and movie
Konflik Daisy MOMOLAND dan Agensi, Manipulasi ke Ancaman

Malangpostonline.com - Dunia hiburan Korea Selatan kembali dihadapkan dengan permasalahan baru. Usai ramai skandal perhitungan suara dalam Produce X 101, kali ini Daisy MOMOLAND mengungkapkan ajang pencarian Finding Momoland juga hasil kecurangan.

Finding Momoland merupakan acara realitas 10 trainee MLD Entertainment yang tayang pada Juli-September 2016. Para trainee bersaing untuk bisa debut dalam girlband MOMOLAND.

Kala itu, penyisihan berdasarkan 60 persen evaluasi produser, 20 persen suara penonton secara daring dan 20 persen dari penonton pada penampilan final.

Dalam wawancara bersama KBS, Daisy mengatakan line-up akhir Finding Momoland pada 2016 juga telah dimanipulasi. Hal itu diketahui tak lama setelah dirinya tereliminasi.

"Agensi menghubungi saya keesokan hari dan mengatakan sudah berencana menyertakan saya debut dalam MOMOLAND meski sudah tereliminasi. Saya akan debut setelah promosi album pertama selesai," cerita Daisy seperti dilansir Soompi via KBS.

"Ketika saya masuk ruang tunggu setelah tereliminasi, seseorang dari perusahaan datang dan meminta saya tak usah khawatir karena mereka sudah merencanakan sesuatu," tuturnya.

Tak hanya itu, Daisy mengungkapkan memiliki utang sekitar 70 juta won pada 2016 karena diminta untuk membayar biaya produksi Finding Momoland meski dirinya baru debut pada 2017.

"Keinginan saya untuk debut sebagai idol sangat kuat. Saya kira membayar biaya produksi merupakan hal normal sehingga saya bayar," kata Daisy, dikutip dari CNN Indonesia.

Selain itu, Daisy juga mengatakan agensi melarangnya untuk kembali beraktivitas sebagai anggota MOMOLAND. Ia sudah absen dari seluruh aktivitas MOMOLAND sejak Februari 2019.

"Meski saya sudah katakan mampu tampil dan promosi. Mereka terus mengatakan saya lebih baik beristirahat," cerita Daisy.

Saat ini, Daisy sedang dalam proses membatalkan seluruh kontrak eksklusifnya bersama MLD Entertainment. Namun dirinya diminta membayar 1,1 miliar won sebagai penalti memutuskan kontrak.

Agensi Membantah

Tak lama setelah pernyataan Daisy tersebar, MLD Entertainment memberikan keterangan resmi. Mereka menyatakan tidak pernah memanipulasi perhitungan suara dalam acara Finding Momoland.

Mereka menjelaskan Finding Momoland bukan ajang pencarian bakat pada umumnya. Acara tersebut bertujuan mendebutkan 10 trainee dari agensi mereka sendiri. Para trainee harus bisa mengumpulkan 3000 penonton supaya bisa debut.

MLD Entertainment mengatakan hal tersebut tak bisa dipenuhi sehingga rencana debut tidak berjalan dengan baik.

"Sangat tidak logis untuk menyebut acara tersebut curang. Untuk tuduhan Daisy, kami menghentikan kontrak dengan trainee yang tereliminasi usai acara. Namun, CEO agensi melihat potensi Daisy sehingga merekomendasikan dirinya untuk tetap menjadi trainee," tulis MLD Entertainment.

MLD juga mengatakan biaya produksi merupakan bagian dalam kontrak eksklusif yang dibuat berdasarkan standar Fair Trade Commission yang juga telah disetujui para member dan orang tua.

"Sejak tahun lalu, ibunda Daisy telah mengancam agensi beberapa kali. Dia juga melakukan hal tak mengenakkan karena kami tidak merespons ancaman tersebut," tutur MLD.

Oleh sebab itu, MLD Entertainment akan mengambil langkah hukum menghadapi segala tuduhan Daisy. (chri/end/cnn/bua)

 

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU