Disparbud Mengajak 58 Mahasiswa Asing dari 47 Negara, Berwisata ke Pantai Wedi Awu

  • 19-08-2019 / 19:27 WIB
  • Kategori:Kabupaten, Destinasi
Disparbud Mengajak 58 Mahasiswa Asing dari 47 Negara, Berwisata ke Pantai Wedi Awu Sebanyak 58 mahasiswa asing dari 47 negara yang diajak berwisata ke Pantai Wedi Awu, oleh Disparbud Kabupaten Malang.

MALANGPOSTONLINE.COM - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Kabupaten Malang, mengajak puluhan mahasiswa asing dari berbagai negara berwisata ke Pantai Wedi Awu, di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Senin (19/8). Selain mengenalkan potensi wisata, sekaligus mempromosikan keberadaan pantai di Malang Selatan ke mancanegara.

"Harapan saya mereka nantinya ketika kembali ke daerahnya, bisa mempromosikan ke teman-teman di negaranya. Sehingga ke depan Pantai Wedi Awu ini bisa menjadi jujugan wisatawan asing," ungkap Kepala Disparbud, Made Arya Wedhantara kepada Malangpostonline.com.

Total ada 58 mahasiswa yang diboyong ke Pantai Wedi Awu. Mereka berasal dari 47 negara. Diantaranya ada yang dari Gana, Amerika, Cina, Jepang, Korea, Arab Saudi, Pakistan hingga Afganistan.

Dikatakan Made, Disparbud mengajak mahasiswa asing berwisata ke Pantai Wedi Awu, merupakan hasil kerjasamakan dengan Universitas Negeri Malang. UM yang memiliki program iCamp kemudian dimanfaatkan dengan mengenalkan wisata dan budaya di Kabupaten Malang, kepada mahasiswa asing.

"Kerjasama ini sudah tahun yang ketiga. Program iCamp ini, merupakan peluang bagi Pemkab Malang untuk mempromosikan wisata ke dunia. Sekaligus menunjukkan kepada masyarakat, bahwa Pemkab Malang serius dalam mengembangkan wisata yang ada," jelasnya.

Pantai Wedi Awu, menjadi tujuan karena dari segi pantai sangat bagus. Selain itu masyarakatnya juga paling siap. Sebab masyarakat di Pantai Wedi Awu ini, sejak tahun 2013 lalu sudah dilakukan pembinaan dengan membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Di sisi lain, Pantai Wedi Awu merupakan salah satu pantai yang bisa digunakan untuk bermain surfing, selain Pantai Nganteb. Pasalnya, lokasi pantai yang bisa untuk surfing adalah yang dicari oleh wisawatan asing.

"Di Bali, pantai untuk surfing sudah krodit. Sehingga kami manfaatkan dengan menyiapkan pantai untuk surfing di Wedi Awu dan Nganteb," ujar Made.

Selain untuk surfing, wisatawan yang datang ke Pantai Wedi Awu juga akan disuguhi pemandangan alam yang luar biasa bagusnya. Termasuk juga bisa berkunjung ke pantai sebelah yang juga tidak kalah bagusnya. Seperti Pantai Bolu-bolu, Lenggoksono serta Sipelot.

"Mereka (wisatawan, red) yang mau ke pantai sebelah, bisa keliling dengan menggunakan perahu milik nelayan. Dan keberadaan perahu inilah, salah satunya yang kami jual kepada wisatawan," tuturnya.

Ke depan, lanjutnya, masih banyak yang perlu ditata dan ditingkatkan fasilitasnya. Salah satunya mengajak masyarakat harus siap menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan. Termasuk harus menjaga Sapta Pesona, serta menyiapkan kebutuhan wisatawan seperti souvenir dan makanan.

"Selama ini, masyarakat sudah kami edukasi untuk menjaga kebersihan pantai. Salah satunya dengan mengimbau supaya tidak ada bertebaran bedak di pinggir pantai. Boleh berjualan di lokasi menuju pantai. Termasuk parkir juga dibuat agak jauh. Sehingga, wisatawan yang mau ke pantai bisa jalan melintasi perkampungan warga, dan saat tiba di pantai benar-benar melihat view pantai sebenarnya," urainya.

Untuk itu, lanjut Made, diperlukan SDM yang bagus dari masyarakat untuk menjaga kebersihan. Termasuk harus bisa menjadi tuan rumah yang baik, dengan selalu mengumbar senyum ketika ada wisatawan yang datang.

"Dari Pemerintah Desa, juga sudah kami berikan edukasi. Kami sampaikan bahwa di wilayahnya ada pantai yang bagus, sehingga bagaimana untuk bisa meningkatkan. Karena selain Pantai Wedi Awu, ada juga Pantai Bolu-bolu, Sipelot serta Lenggoksono," sambungnya.

Mantan Kadispora Kabupaten Malang menambahkan, dalam program iCamp ini, Disparbud juga mengundang beberapa kepala SKPD. Tujuannya, supaya bersinergi untuk meningkatkan pelayanan serta fasilitas.

"Selama ini, minat wisatawan asing yang datang ke Pantai Wedi Awu sangat banyak. Setiap bulan pasti ada belasan hingga puluhan wisatawan asing yang datang. Terutama wisatawan dari Negara Jepang," bebernya.

Sementara itu, kegiatan program iCamp, juga didatangi oleh Plt. Bupati Malang, Drs. HM. Sanusi. Kedatangannya Sanusi untuk bertatap muka dan berdiskusi dengan mahasiswa asing.

"Plt. Bupati Malang juga akan meninjau delapan home stay yang dibangun oleh Dinas

Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang. Home stay ini, wisatawan yang datang menginap," paparnya.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU