Kadisparbud Lulus S3 dengan Nilai Sangat Memuaskan

  • 29-08-2019 / 22:28 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Kadisparbud Lulus S3 dengan Nilai Sangat Memuaskan Made Arya Wedanthara memaparkan disertainya di hadapan tim penguji

MALANGPOSTONLINE.COM – Sidang terbuka promosi doctor Ilmu Sosial program Pasca Sarjana Universitas Merdeka Malang dilalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara dengan baik.

Kamis (29/8), Dihadapan tim penguji, Made mampu memaparkan disertasinya dengan sangat lancar. Bahkan dia juga menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan tim penguji tanpa hambatan apapun. Dan kelancaran dia menjabawa serta memaparkan disertasi itu, Made mendapatkan nilai sangat memuaskan. Nilai sangat memuaskan itu diucapkan langsung oleh Rektor Unmer Malang, Prof Dr Anwar Sanusi, SE.

Made sendiri langsung tersenyum bangga saat mendengar nilai tersebut. Ya, Made mengaku jika perjuangannya menyelesaikan S3  nya tidak sia-sia. Tapi demikian, Made sendiri sempat berharu, saat diminta untuk memberikan kata sambutan. Bahkan meski sang rektor meminta agar tidak menangis, Made tetap menitikkan air mata.

”Ini hal yang luar biasa prof, akhirnya saya bisa menyelesaikan studi ini,’’ katanya. Made mengatakan, dia mengikuti pendidikan S3 sejak tahun 2012 lalu. Made masuk bersama Mantan Bupati Malang Rendra Kresna serta para kepala Organisasi Pemerintah Daerah di Kabupaten Malang lainnya. Namun demikian, seluruh rekan-rekannya sudah lulus, dan menyisakan dia seorang.

”Akhirnya sejak 2012 masuk, saya menyusul rekan-rekan lainnya,’’ kata Made sembari tangannya menunjuk para Kepala OPD Kabupaten Malang yang lulus S3 dan hadir saat Made melakukan sidang terbuka. Dia mengatakan, jika dia berhasil menyelesaikan program studi ini karena didukung oleh keluarga besarnya. Saat menyebutkan kata ibu, Made pun terhenti. Air matanya berlinang. Beberapa saat Made menangis.

Setelah hatinya tenang, Made pun kembali melanjutkan kata sambutannya. Made tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen pembimpingnya, karena selalu memberikan support, agar dia dapat melakukan ujian, dan lulus. ”Prof Bambang inilah yang memaksa saya harus lulus. Dia mengatakan, jika sampai dengan September tidak mengikuti sidang terbuka, maka sudah tidak bisa lagi mendapatkan gelar doktor,’’ tambahnya. Pria asal Bali ini juga mengatakan, Prof Bambang juga yang selalu membimbing dia untuk melakukan penelitian, dan memahami teori. ”Waktu itu saya juga dikatakan, jika doktor tidak paham teori, maka tidak bisa disebut doktor. Kata ini yang terus terngiang, hingga akhirnya saya bisa menyelesaikan tahap ini,’’ tambah Made.

Selain kepada para profesor, dan keluarga besarnya, ucapan terima kasih Made disampaikan kepada para pelaku wisata di Pantai Bopwele. Ya, para pelaku wisata inilah, yang memberikan inspirasi dan menemani dia selama mengerjakan penelitian. Dia pun berharap, para pelaku wisata Pantai Bowele (Bolu-bolu, Wedi Awu dan Lenggoksono) ini berhasil mengembangkan wisata disana.

Seperti diketahui, sidang terbuka yang dilakukan Made Arya ini dia mengerjakan disertai dengan judul Persepsi Masyarakat Terhadap Wisata Pantai. Dengan kajian fenomenologi mengenal wisata pantai Bowele di Desa Purwodadi Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Penelitian dilakukan di pantai, karena dia sadar Kabupaten Malang dikelilingi Pantai sepanjang 103 meter. Namun demikian, keindahan pantai itu tidak banyak di sadari oleh masyarakat sekitar. Lantaran itu, Made pun ingin mengembangkan wisata tersebut. ”Kami ingin menciptakan Kabupaten Malang ini sebagai wisata bahari. Bukan hanya sekadar keindahan pantai, namun keseluruhan yang ada di pantai tersebut.

Sementara itu Rektor Unmer Malang, Prof Dr Anwar Sanusi, SE dalam sambutannya lebih dulu memberikan ucapan selamat kepada Made yang lulus sangat memuaskan, dan dapat menggunakan gelar doktor. Dia juga mengatakan, dengan lulusnya Made dengan sangat memuaskan, diharapkan mampu berkontribusi dengan baik untuk mengembangkan Kabupaten Malang ke depan. Hasil penelitian yang dilakukan itu, tidak sekadar penelitian. Tapi juga dapat menjadi acuan untuk pemerintah Kabupaten Malang mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Malang.

Ujian doktor sendiri berlangsung lancar. Banyak pejabat dan kolega Made datang ke tempat dia ujian, untuk memberikan dukungan. Tidak terkecuali Direktur Malang Post, H  Sudarno Seman, kemarin juga ikut hadir memberikan dukungan kepada Made.

Sidang terbuka ini sendiri ditutup dengan Tari Warak Doger yang dibawakan seniman tari binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang. Dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh para tamu dan kolegga.(ira/Malangpostonline.com)

Editor : ira
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU