Dirjen Perdagangan: Retail Modern Wajib Tampung Produk Lokal Kabupaten Malang

  • 04-09-2019 / 14:53 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Dirjen Perdagangan: Retail Modern Wajib Tampung Produk Lokal Kabupaten Malang Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Drs. Suhanto, MM, ketika membuka kegiatan Expo Pembangunan 2019.

MALANG - Retail modern yang memiliki gerai di Kabupaten Malang, wajib menampung hasil produk IKM dan UKM. Pernyataan ini disampaikan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Drs. Suhanto, MM, saat membuka Expo Pembangunan 2019 di halaman luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Rabu (4/9) siang. 

"Saya tegaskan, untuk semua retail modern yang ada di Kabupaten Malang, untuk bisa menerima produk lokal IKM dan UKM, sesuai yang diamanatkan Menteri Perdagangan. Wajib hukumnya retail menyerap produk lokal masuk dalam gerai," ungkap Suhanto.

Karenanya, Suhanto, meminta Plt. Bupati Malang, Sanusi, segera mengumpulkan seluruh retail. Meminta mereka harus mengumpulkan produk lokal untuk masuk dalam setiap gerai. Sehingga produk lokal bisa dicintai dan dapat dibanggakan.

"Produk lokal jangan hanya menjadi penonton saja. Harus berkibar di daerah sendiri," tegasnya.

Lebih lanjut, Suhanto mengimbau supaya pemilik retail tidak menolak. Ketika hasil produk para IKM dan UKM tidak sesuai dengan harapan, harus bisa melakukan pembimbingan dan pembinaan. Sebab, retail modern tidak memiliki produk. Retail hanya memiliki gerai saja.

Selain itu, para pelaku IKM serta UKM juga diminta bisa mengikuti perkembangan zaman. Harus bisa melakukan penjualan sistem online atau star up yang sekarang sudah mendunia. Sebab, siapa yang tidak cepat dan tanggap dengan perkembangan, maka akan ketinggalan.

"Kepada pemerintah daerah, setelah kegiatan Expo Pembangunan ini, supaya tidak sekadar pameran produk. Tetapi bagaimana para IKM dan UKM ini bisa mengembangkan penjualan produknya sampai go internasional," terangnya.

Suhanto juga menyatakan telah mengapresiasi kegiatan Expo Pembangunan 2019. Sebab pesertanya tidak hanya diikuti oleh pelaku IKM dan UKM serta OPD dan kecamatan, tetapi juga diikuti 14 peserta dari kabupaten lain di Jawa Timur. Sekaligus juga ada Business Meeting B2B Buyer dan Reseller, yang bisa mengangkat produk lokal Kabupaten Malang untuk go internasional. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama para pelaku IKM dan UKM.

Sementara itu, kegiatan Expo Pembangunan 2019 yang diadakan setiap tahun, Rabu (4/9) resmi dibuka. Kegiatan akan berlangsung selama lima hari sampai Minggu (8/9). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, didampingi Plt. Bupati Malang serta Muspida. (agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU