50 Produk IKM Siap Go Internasional

  • 04-09-2019 / 16:58 WIB
  • Kategori:Kabupaten
50 Produk IKM Siap Go Internasional Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Drs. Agung Purwanto, ketika menerima cinderamata dari Technical Assistant Trade, Leone Bainivanua.

MALANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, menggelar diskusi business forum 'Acceleration of Business Synergy of Leading SME Product in Kabupaten Malang' Rabu (4/9) siang. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Expo Pembangunan 2019 ini, untuk meningkatkan pemasaran produk IKM dan UKM hingga dipangsa pasar internasional.

Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Drs. Agung Purwanto, mengatakan diskusi Business Meeting B2B Buyer dan Reseller tersebut, diikuti oleh 50 peserta. Mereka adalah para pelaku IKM potensial yang ada di Kabupaten Malang.

"Dalam diskusi ini, mereka diberikan pelatihan dan pembekalan untuk mengembangkan usahanya. 50 orang ini adalah calon eksportir. Melalui diskusi, berharap mereka bisa mengekspore hasil produksinya ke negara tujuan," terang Agung Purwanto.

Dikatakan mantan Kabag Perekonomian Pemkab Malang ini, dalam diskusi menghadirkan Technical Assistant Trade, Leone Bainivanua. Leone adalah Embassy Of The Republic Of Fiji.

"Sebetulnya ada juga perwakilan dari negara Denmark yang kami undang dalam diskusi. Namun karena berhalangan hadir, akhirnya hanya perwakilan dari negara Fiji saja," jelasnya.

Dalam diskusi, Leone mengatakan bahwa produk IKM dan UKM yang paling banyak di Fiji adalah biji plastik. Fiji, berharap ketika ada hasil produk IKM dan UKM yang diekspore adalah makanan olahan, konveksi serta mebel.

"Makanya 50 IKM potensial yang kami hadirkan dalam diskusi ini, mewakili semua produk unggulan. Setelah diskusi ini, kami harapkan ke depannya sudah ada hasil produk IKM yang bisa go internasional," paparnya.

Ditambahkannya, selain diskusi Business Meeting B2B Buyer dan Reseller, juga akan diadakan diskusi workshop marketing online, pada Kamis (5/9). Pesertanya adalah sekitar 150 IKM dan UKM yang memiliki produk unggulan. Mereka akan mendapat ilmu dan penjelasan tentang proses ekspor produknya.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU