Jadi Tuan Rumah FKKS Pemkab Malang Hadirkan Pertunjukan Seni dan Budaya

  • 06-09-2019 / 01:23 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Jadi Tuan Rumah FKKS Pemkab Malang Hadirkan Pertunjukan Seni dan Budaya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara meninjau salah satu spot kegiatan FKKS di Kecamatan Tumpang.

MALANGPOSTONLINE.COM – Festival Kesenian Kawasan Selatan (FKKS) digelar mulai Jumat (6/9). Di Stadion Tumpang kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansah, pukul 19.00. 

"Acaranya mulai besok. Rencananya ibu Gubernur yang akan membuka langsung," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara. Dia mengatakan, FKKS tahun 2019 ini digelar selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu (6-7 September 2019). Kegiatan ini sendiri akan diawali dengan Sarasehan diawali dengan sarasehan mulai pukul 09.00 di Pendopo Kecamatan Tumpang.

Made  menjelaskan, FKKS merupakan event yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Event ini rutin digelar setiap tahun dengan tempat  bergantian. Tahun sebelumnya, FKKS digelar di Kabupaten Lumajang. Tahun ini kami (Pemkab Malang yang menjadi tuan rumah)," tambahnya. Dia menambahkan, FKKS sendiri beranggotakan delapan daerah. Yakni Kabupaten Banyuwangi, kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Trenggalek.

Made menjelaskan, FKKS merupakan ajang atau  wadah bagi daerah untuk unjuk gigi.  Tidak hanya kesenian, tapi juga budaya.

"Di FKKS ini ada pagelaran kesenian daerah, festival adat tradisional, sarasehan dan pameran produk-produk berbasis budaya," tambahnya.

Sementara untuk Pemerintah Kabupaten Malang sendiri rencananya akan menampilkan tari kolosal dan seni pertunjukkan. Tari kolosal yang akan ditampilkan berjudul Serimpi Lima Gugat. Tari ini dijelaskan Made merupakan tari ritual ruwatan. Dimana tari ini merupakan wujud interpretasi artistik simbolik filosofis , ilmu yang diusung adalah tentang ajaran sedulur 4 5 pancer.

"Tari ini selain menghibur tapi juga kental dengan budaya," katanya.

Made juga mengatakan selain tari  Serimpi Lima Gugat, pihaknya juga menampilkan tari berjudul Ronggeng Rara Tangis.

Tari ini menceritakan tentang Panji Asmarabangun yang merebut kembali pusaka jenggala yang hilang dicuri oleh prabu klana. Dia harus menyamar menjadi seorang ronggeng yang bernama Ronggeng Rara Tangis. Keberadaan kelompok Andhong keliling pimpinan ronggeng rara tangis sangat terkenal.

Sementara itu, FKKS sendiri mengusung tema  'Dewi Cemara' (Desa Wisata Cerdas Maju Sejahtera). 

"Saat ini persiapan terus dimatangkan. Mulai dari venue sampai dengan personel yang terlibat besok," ungkap Made.

DIa juga berharap, event FKKS ini memberikan dampak positif untuk  pariwisata di Kabupaten Malang. Dimana selain melalui event ini, jumlah wisatawan pun bertambah. "Target kami tahun ini kunjungan wisata adalah 10 juta. Dengan adanya event-event ini, kami yakin target tersebut dapat terjacapai," tandasnya.(ira/Malangpostonline.com)

Editor : ira
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU