Juarai Kejurnas dan Asian Games, Pegulat Mutiara Ayu Incar Emas PON XX

  • 08-09-2019 / 17:49 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Juarai Kejurnas dan Asian Games, Pegulat Mutiara Ayu Incar Emas PON XX Mutiara Ayu Ningtyas, saat kejuaran gulat senior se Asia Tenggara 2018 lalu.

MALANG - Usia emas sarat prestasi dimiliki sejumlah atlet asal Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mutiara Ayu Ningtyas salah satunya, pegulat berprestasi hingga even kejuaraan internasional. 

Mutiara Ayu, memulai debut kejuaraan nasionalnya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 lalu. Kala itu, ia cukup puas berhasil membawa pulang medali perunggu. 

Dua tahun berselang, 2018 lalu, menjadi kesempatan terbesar bagi Mutiara Ayu sebagai pegulat profesional. Pada tahun itu, ia mengikuti kejuaraan terbesar kedua setelah olimpiade, yaitu Asian Games 2018.

Ayu dan pegulat tim Indonesia lainnya mengaku sangat bersyukur bisa bertanding melawan para juara dunia pada saat itu.

"Even itu adalah pengalaman yang sangat luar biasa bagi kami. Meski Indonesia belum bisa memperoleh medali cabor gulat, tetapi Saya tetap bangga bisa bertanding di even kejuaraan negara-negara Asia ini," kata Mutiara Ayu, Sabtu (7/9/2019). 

Dikatakan, awalnya ia menjalani training center atau pemusatan latihan selama kurang lebih 7 bulan. Tak tanggung-tanggung, ia menjalani TC di Sukabumi, Bulgaria dan Malang. Waktu itu, pegulat Ayu bermain di kelas 57 kg gaya bebas putri. 

"Ya, banyak pengalaman yang saya peroleh, karena bisa berlatih tanding dengan orang-orang hebat, atlet juara Eropa saat TC di Bulgaria," kenangnya. 

Gagal di Asian Games, bukan berarti mengubur potensinya sebagai pegulat andalan. Pada even kejuaran senior se Asia Tenggara setelah Asian Games di Manila Filipina, Mutiara Ayu menebus kegagalan sebelumnya dengan langsung merebut medali emas. 

Pada tahun yang sama, Mutiara Ayu juga turun pada kejurnas U-23 di Grobogan, Jawa Tengah. Ia bertanding pada kelas 62 kg gaya bebas putri. Baginya, kejuaran ini cukup berat tantangannya, karena even-even sebelumnya ia bertanding pada kelas 57 kg. 

Ini pengalaman pertama baginya bertanding di kelas besar dengan lawan yang punya postur berbeda jauh dengannya. Sementara, ia sendiri hanya berat badan 56 kg. Hasilnya, berbekal mental dan pengalaman tanding bagus, pada kejuaraan ini tetap mampu memeroleh juara 1. 

Menjadi peraih juara 1 di kejurnas ini, berikut berbagai pengalaman puslat dan latih tanding yang dijalani hingga level internasional, diharapkan bisa Hari modal bagi Mutiara Ayu Ningtyas mempertahankan juara ini hingga PON XX di Papua 2020 mendatang. (amn/malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU