Angkat UKM Sekitar, PJB UP Brantas Raih Penghargaan Plt Bupati Malang

  • 09-09-2019 / 19:43 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Angkat UKM Sekitar, PJB UP Brantas Raih Penghargaan Plt Bupati Malang

MALANG - Penghargaan khusus diberikan Plt Bupati Malang kepada PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Unit Pembangkitan Brantas. Ini sebagai apresiasi atas kepedulian PJB UP Brantas mengangkat Usaha Kecil Menengah (UKM) di sekitar wilayah kerjanya.

Penyerahan penghargaan ini dilakukan Plt Bupati Malang, M Sanusi, bersamaan dengan penutupan Malang Kabupaten Expo di Stadion Kanjuruhan, di Kepanjen, Minggu (8/9/2019) malam. Plakat penghargaan diterima oleh Nur Dwiyanto, ST, selaku Manajer Engineering PT PJB - UP Brantas.

"Dalam expo kami menampilkan produk-produk unggulan UKM. Kami memang memiliki binaan beberapa UKM, di sekitar PJB UP Brantas. Seperti UKM batik seng Sengguruh dan kopi jahe merah Jambuwer, Wonosari," kata Manajer Engineering PT PJB UP Brantas, Nur Dwiyanto, Senin (9/9) sore.

Dikatakan, membina dan mengangkat beberapa UKM binaan ini sudah dilakukan sejak tahun 2000an. Dan, menurutnya jumlahnya selalu bertambah tiap tahun terutama di wilayah Malang (Ring 1). Selain Malang, lanjut Dwiyanto, PJB UP Brantas juga memiliki binaan UKM Unggulan di wilayah Madiun, Tulungagung, dan Ponorogo.

"Ini sebagai perwujudan tanggung jawab sosial atau CSR PJB UP Brantas sebagai anak perusahaan PT PLN," imbuhnya.

Sejumlah UKM binaan PJB UP Brantas sudah menghasilkan produk unggulan dan dipasarkan. Seperti, kopi merah Jambuwer (Kromengan), stik Porang (semacam umbi-umbian yang diolah menjadi stik gurih) dari Bantur.

Sementara, ada juga produk UKM binaan dari Ngebel, Ponorogo, seperti Kopi Hargokiloso, serta gula Aren dan Gula Semut, berupa gula aren yang sudah dijadikan bubuk.

Tak hanya pembinaan UKM, kata Dwiyanto, pihaknya juga memiliki program CSR bidang pendidikan. Dikatakan, pada 2015 lalu misalnya, dilakukan program PJB Mengajar, dimana karyawan mendatangi komunitas keluarga dan sekolah-sekolah.

"Program ini untuk memberikan pemahaman warga masyarakat, misalnya terkait pembangkitan listrik," ungkapnya.

Menurut Nur Dwiyanto, sering juga dilakukan melalui acara-acara seminar dan pendidikan kesehatan masyarakat di puskesmas-puskesmas. (amn/Malangpostonline.com)

Editor : amn
Uploader : slatem
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU