Tur 14 Negara Afrika, Hakam Mabruri Bawa Misi Islam Indonesia Damai

  • 10-09-2019 / 11:30 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Tur 14 Negara Afrika, Hakam Mabruri Bawa Misi Islam Indonesia Damai

MALANG - Lantunan lagu "Yaalal Wathan" oleh ribuan santri Pondok Pesantren Annur 2 Bululawang melepas keberangkatan Hakam Mabruri, Selasa (10/9/2019) pagi. Bersepeda keliling Afrika, Hakam membawa misi perdamaian dalam tur 14 negara yang bakal dilakoninya. 

Keberangkatan Hakam dengan misi perjalanan suci ini juga dilepas penuh haru. Setelah sempat menggendong putri kecil dan memeluk isterinya, sekitar pukul 9.30 WIB ia dilepas dengan pengibasan bendera Merah-Putih oleh Heri Cahyono, penggagas Malang Jejeg. 

"Tur dunia kali ini membawa misi mengkampanyekan Islam for Peace. Saya juga mewakili santri pondok pesantren ini untuk kampanye itu," kata Hakam Mabruri, beberapa saat sebelum berangkat. 

Kenapa yang dipilih negara-negara Afrika? Menurut Hakam, Benua Afrika memang memiliki daya tarik sekaligus tantangan tersendiri. 

"Afrika itu seksi. Bisa dikatakan sebagai Ibu Bumi. Banyak permasalahan yang muncul di negara ini. Selama ini memang terkenal serem, tapi Saya ingin menggali (membuktikan) bahwa Afrika juga indah," ungkapnya. 

 Sementara itu, Heri Cahyono menyatakan dukungannya pada misi perjalanan suci yang diemban Hakam Mabruri. Terlebih, Islam Indonesia memang perlu lebih dikenalkan pada dunia sebagai negara damai toleran. 

"Saya dan Malang Jejeg sangat support, karena misi damai yang dibawa. Karena Hakam santri, dan Islam damai itu, kami akan ikut support mengawalnya," kata Sam Dwi. 

Sebelum pelepasan Hakam, sempat dilakukan acara bersama ribuan santri Ponpes Annur 2 di Aula Yaqowi. Secara simbolis, Hakam sempat diberi satu paket bekal perjalanan tur dunianya, diantaranya air kemasan dalam botol dan sejumlah uang. 

Secara khusus, Hakam juga dititipi dua bendera, yakni bendera putih bertuliskan Pondok Wisata Annur dan Hari Santri Nasional. Dua bendera ini sebagai perlambang bahwa santri ponpes juga memiliki pemikiran maju dan toleran. 

Dalam sambutannya, pengasuh Ponpes Annur Bululawang KH Fathul Barri menyampaikan, tanggal 10 Muharram sebagai hari keberangkatan tur Afrika ini, diharapkan penuh barakah bagi Hakam Mabruri. Karena, kata Kyai Fathul Barri, bulan Assyura penuh pertolongan seperti yang dialami para Nabi terdahulu.

Ia lalu berpesan kepada Hakam untuk pertama kali ingat dan memegang teguh niatnya.

"Saya pesan Cak Hakam, berbekalah taqwa. Selama perjalanan jangan melupakan salat lima waktu secara istiqamah," pesan Kyai, diamini semua santri dan hadirin yang ada. (amn/malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU