Sanusi Ajak Anak PAUD Bermain Permainan Tradisional

  • 10-09-2019 / 14:31 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Sanusi Ajak Anak PAUD Bermain Permainan Tradisional SENAM: Plt. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, ketika mengikuti senam Gemari bersama ribuan anak PAUD.

MALANG - Plt. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi mengajak guru dan orangtua kembali mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak. Pesan ini, disampaikan politisi PKB itu ketika menghadiri peringatan ke-15 Himpunan Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Selasa (10/9) pagi. Sanusi, juga ikut bergabung bersama ribuan anak PAUD se-Kabupaten Malang, mengikuti senam Gemar Makan Ikan (Gemari).

"Dengan peringatan ini, semoga kiprah dan peran Himpaudi dalam pembangunan semakin maju. Terutama berkaitan dalam mencetak generasi penerus bangsa unggulan. Karena anak-anak ini nantinya akan menjadi ujung tombak kemajuan Bangsa Indonesia di masa depan," terang Sanusi.

Menurutnya tema peringatan Himpaudi adalah tentang permainan tradisional. Tema tersebut sangat menarik, karena di era modern sekarang ini, anak-anak sudah mulai kecanduan gadget.

"Mereka mulai meninggalkan permainan tradisional. Padahal permainan tradisional justru memiliki manfaat yang jauh lebih positif bagi perkembangan anak usia dini," ujarnya.

Lebih ia juga berpesan kepada para orangtua, supaya tidak serta merta menyerahkan semua perkembangan anak kepada guru. Sebab pada dasarnya yang memegang peran penuh terhadap perkembangan anak, adalah orangtua kandung.

"Oleh sebab itu, saya mengajak orangtua untuk terus membekali diri dengan berbagai ilmu parenting. Supaya nantinya anak-anak tumbuh sesuai dengan usianya, serta menjadi generasi peneru yang sehat dan berkualitas," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sanusi juga menyampaikan terkait permasalahan stunting. Bahwa Pemkab Malang selama ini, sangat serius menangani masalah stunting. Hasilnya sudah menunjukkan perkembangan yang positif.

Dimana pada tahun 2017 sebanyak 28,3 persen berdasarkan survey Pemantauan Status Gizi (PSG). Kemudian pada tahun 2018 per Februari turun menjadi 20 persen, dan per Agustus 2018 turun lagi menjadi 18,5 persen berdasarkan hasil Operasi Bulan Timbang.

"Di tahun 2019 ini, menjadi pekerjaan rumah untuk terus menurunkan angka stunting. Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Manh telah memiliki program yang sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Seperti program Gemar Makan Ikan (Gemari), yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya oleh anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," urainya.

Sementara dalam kegiatan tersebut, selain senam bersama Gemari, Sanusi juga meninjau langsung anak - anak PAUD yang ikut permainan tradisional. Termasuk menyapa anak-anak PAUD yang datang bersama guru dan orang tuanya.(agp/jon/Malangpostonline.com)

Editor : jon
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU