Daftar Lewat PDI-P, Umar Hasan Dapat Saran dari Sesepuh Kiai

  • 11-09-2019 / 13:08 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Daftar Lewat PDI-P, Umar Hasan Dapat Saran dari Sesepuh Kiai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dr. H. Umar Usman, MM, ketika mengambil formulir pendaftaran di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang.

MALANG - Ada dua alasan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dr. H. Umar Usman, MM, mendaftar bakal calon bupati lewat PDI Perjuangan, di hari terakhir pendaftaran Rabu (11/9). Salah satunya adalah karena PDI-P yang paling serius menghadapi Pilkada 2020, dengan membuka pendaftaran terlebih dahulu.

"Alasan lainnya, karena niatan kita bersama. Era sekarang adalah merukunkan nasionalisme dan religius," ungkap Umar Usman.

Motivasinya mendaftar Bacabup melalui partai berlambang kepala banteng moncong putih, karena PDI Perjuangan adalah partai pemenang di Kabupaten Malang. Sehingga berharap kekuatan sebagai Parpol pemenang ini, dirinya bisa bersinergi. Tujuannya adalah membangun Kabupaten Malang lebih bagus dan kuat lagi.

Umar mengatakan, banyak pihak yang mendorongnya untuk maju dalam Pilkada 2020 melalui PDI Perjuangan. Dorongan tersebut ada sejak PDI-P membuka pendaftaran. Setelah berpikir dan ikhtiar, akhirnya Umar memberanikan maju mendaftar di hari terakhir pendaftaran.

"Banyak pihak yang memberikan saran dan nasehat, terutama dari sesepuh kiai. Saran itulah yang akhirnya saya ikuti," ujarnya sembari mengatakan secepatnya akan mengembalikan formulir pendaftaran dan memenuhi semua persyaratan.

Disampaikannya, majunya Umar dalam Pilkada 2020 nanti, ada visi misi yang dibawanya. Salah satunya ingin membuat Kabupaten Malang sehat. Baik sehat pendidikan, kesehatan, ekonomi, akhlak, komunitas, generasi millenial, hingga masyarakatnya.

Dikatakannya, bahwa Kabupaten Malang beberapa tahun terakhir ini kurang menggembirakan. Indeks pembangunan Kabupaten Malang yang mewarisi Kerajaan Singosari, masih kalah dengan daerah lain di Jawa Timur. 

"Indeks pembangunannya masih berada di urutan nomor 22 di Jatim. Dulu daerah lain seperti Banyuwangi jauh berada di bawah Kabupaten Malang. Sekarang justru malah sebaliknya," terangnya.

Lebih lanjut, Umar mengatakan dengan bersatunya nasionalis dan religius, berharap kebersamaan bukan malah menjadikan kelemahan. Tetapi bisa menjadikan kekuatan dan keindahan untuk Kabupaten Malang menjadi yang lebih baik. (agp)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU