Musim Kemarau Belum Berakhir, Jumlah Desa Dilanda Kekeringan Bertambah

  • 11-09-2019 / 20:49 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Musim Kemarau Belum Berakhir, Jumlah Desa Dilanda Kekeringan Bertambah KEKERINGAN: Dampak musim kemarau, tanah di Bendungan Dempok, Kecamatan Pagak kering dan retak-retak.

PAGAK– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyupai air ke Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung. Suplai air dilakukan setelah pemerintah desa setempat menetapkan Desa Karangkates mengalami darurat bencana kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Abdul Rochim mengatakan, suplai air ke Desa Karangkates dilakukan sejak sepekan terakhir. Air bersih yang kirim ke desa tersebut  setiap hari rata-rata 6000 liter.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Malang menyuplai air di empat desa di tiga kecamatan di Kabupaten Malang. Yakni Desa Sumberagung dan Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Desa Sumberjo, Kecamatan Tajinan, dan Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo.

”Sekarang tambah satu, yakni Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung, yang mengalami kekeringan. Sudah diberikan suplai air, rata-rata dua rit tangki. Masing-masing kapasitas 3000 liter,’’ kata Rochim.

Dia menyebutkan, suplai air dilakukan, setelah BPBD Kabupaten Malang menerima surat dari Kecamatan Sumberpucung dimana wilayah ini ditetapkan sebagai darurat bencana kekeringan.

Dia menguraikan, jika di tahun sebelumnya sesuai data yang dimiliki BPBD Kabupaten Malang ada 19 desa, di 9 kecamatan yang mengalami kekeringan di saaat musim kemarau. Bencana kekeringan itu, jika sumber air di sekitar desa tersebut tidak lagi mengalir.

Sementara itu, Kepala Badan Metrologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates, Musripan mengatakan musim penghujan tahun ini diperkirakan terjadi pada akhir Oktober 2019. Hujan pertama akan mengguyur wilayah Malang Selatan dan Wilayah Malang Timur.

”Sesuai dengan rilis BMKG Stasiun Klimatologi Malang, bahwa musim penghujan hujan mengguyur di wilayah Malang Selatan dan Malang Timur itu terjadi pada dasarian II dan III bulan Oktober 2019. Sementara untuk Kota Batu dan Kota Malang, sesuai rilis akan diguyur hujan pada Dasarian I – II bulan November,’’ katanya.

Selain empat desa yang mengalami kekeringan, Bendungan Dempok, juga mengalami kekeringan. Tanah di bendungan yang terletak di Kecamatan Pagak, terlihat retak-retak. Menyurutnya air di bendungan Dempok inipun membuat sejumlah warga resah. Itu karena mereka tak lagi bebas mencari ikan. ”Biasanya kalau tidak surut ikannya banyak. Sekarang sedikit. Kadang mancing seharian juga tidak mendapat ikan,’’ kata Suroso salah satu warga.

Suroso kerap mancing di Bendungan Dempok, lantaran di bendungan ini terkenal banyak ikannya. Namun demikian, sejak satu bulan terakhir, populasi ikan di tempat ini lebih sedikit. (ira/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU