UPT BLK Singosari Sediakan 2572 Lowongan

Gelar Job Market Fair 2019
  • 18-09-2019 / 17:16 WIB
  • Kategori:Kabupaten
UPT BLK Singosari Sediakan 2572 Lowongan SERBU : Para pelamar mulai mendatangi beberapa perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.

MALANG- Upaya menekan angka pengangguran terbuka di Malang Raya, UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Singosari gelar Job Market Fair (JMF) 2019. Acara yang diadakan pada Rabu (18/9) ini mengambil tema "Melalui JMF 2019, UPT Balai Kerja Singosari-Malang Berkomitmen Mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Timur, dengan Menciptakan Tenaga Kerja Kompeten untuk Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0". 

Dibuka pada pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, JMF 2019 telah dipadati ribuan pencari kerja sejak pagi hari. Setidaknya, 60 perusahaan dari Malang, Gresik, Pasuruan, Surabaya dan sekitarnya berpartisipasi dalam JMF 2019 yang diadakan UPT BLK Singosari Malang. 

"JMF 2019 kali ini diikuti oleh 60 perusahaan dari Malang Raya dan sekitarnya. Untuk lowongan yang tersedia sejumlah 2752 dengan kebutuhan kurang lebih 3000 tenaga kerja," ungkap Kepala UPT BLK Singosari, Hermanu Setijanto, S.Sos, MM. 

Melalui JMF 2019 ini, UPT BLK Singosari bersama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Tramsmigrasi Jawa Timur berupaya mengurangi angka pengangguran terbuka di Malang Raya khususnya dan Jawa Timur, pada umumnya. "Per Februari 2019, angka pengangguran terbuka telah turun dari angka 3 85% menjadi 3,83%. Tentu ini menjadi angin segar dan gejala yang positif bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, kita harus berupaya terus menekan angka tersebut," tambah Hermanu. 

Lebih lanjut, Hermanu mengungkapkan, bahwa dari sekian banyak pengangguran yang ada di Jawa Timur, pengangguran dari tingkat pendidikan SMK masih menjadi yang paling banyak dengan prosentase sebesar 6,84%. "Kami terus melakukan upaya dengan mengadakan revitalisasi BLK baik dari segi infrastruktur, dll. Selain itu pelatihan-pelatihan juga terus diadakan untuk dapat meningkatkan kompetensi angkatan kerja yang ada di Malang Raya, supaya dapat terus bersaing utamanya di era industri 4.0 ini," tutup Hermanu. (ae6/udi)

Editor : udi
Uploader : irawan
Penulis : sam
Fotografer : sam

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU