Cegah Karhutlah, Perangkat Desa Sisir Hutan Pinus Gunung Katu

  • 21-09-2019 / 09:37 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Cegah Karhutlah, Perangkat Desa Sisir Hutan Pinus Gunung Katu IMBAUAN : Babinsa, bhabinkamtibmas dan perangkat desa Jatisari Pakisaji di hutan pinus.

MALANG - Demi mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di kawasan rawan kebakaran Pakisaji, para perangkat desa Jatisari rutin menghelat patroli hutan. Mereka menyisir kawasan hutan pinus di area gunung Katu Desa Jatisari Pakisaji.

Perangkat desa yang menggelar patroli adalah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0818/ 07 Pakisaji Desa Jatisari Kopda Rico Rikardus, Bhabinkamtibmas Desa Jatisari Pakisaji Bripda Novi Yunitasari dan perangkat Desa Jatisari.

Dalam patroli bersama, aparat kewilayahan ini mensosialisasikan pentingnya melindungi hutan dari kebakaran, kepada masyarakat wilayah binaan di Dusun Pendem Desa Jatisari. Wilayah tersebut berdekatan dengan lokasi hutan pinus yang termasuk dalam kawasan hutan milik Perum Perhutani KPH Malang-Batu.

Patroli Karhutlah diawali dari Balai Desa Jatisari menuju rumah kepala Dusun Pendem, Suwarno untuk melaksanakan koordinasi. Selanjutnya, patroli bergerak menuju ke kawasan Hutan Pinus dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak disekitar kawasan tersebut.

Petugas memastikan keadaan lingkungan sekitar benar-benar aman dari api. ”Kawasan hutan merupakan daerah pinggiran kampung yang masih terdapat pepohonan Pinus dan beberapa aneka satwa yang berada di dalamnya sehingga menjadi daerah dengan kerawanan sangat tinggi terhadap terjadinya kebakaran lahan,” kata Kopda Rico.

 

Patroli dilakukan karena memang ada kalanya warga mencari bunga pohon pinus untuk bahan dasar kerajinan tangan. Ada pula pekerja penyadap getah pinus untuk digunakan sebagai obat sakit ringan seperti obat Bronkhitis, pereda nyeri otot, serta sebagai bahan pembuat aroma terapi untuk pereda stres.

“Getah pinus juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan cat, pelapis ban karet, tinta, campuran pembuatan plastik, sabun, semir sepatu dan lem perekat, ” ujar Kopda Rico. Dalam melaksanakan patroli, pihaknya bersama personel lainnya tak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan himbauan kepada warga masyarakat.
Khususnya, bagi yang bermukim dekat lahan tersebut untuk turut menjaga dan mencegah agar tidak membakar lahan kosong dengan alasan apapun. Apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran segera melaporkan petugas terkait utamanya dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ada di wilayahnya.

“Karena kerawanan yang tinggi, kami juga harus ekstra dalam melaksanakan patroli sehingga lahan di kawasan hutan Pinus tersebut aman dari kebakaran,” pungkasnya.(fin/Malangpostonline.com)

Editor : fin
Uploader : irawan
Penulis : fin
Fotografer : fin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU