Jambore Pemuda Jatim, Kabupaten Malang Unjuk Talenta-Kreasi Malangan

  • 17-10-2019 / 16:51 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Jambore Pemuda Jatim, Kabupaten Malang Unjuk Talenta-Kreasi Malangan

Malangpostonline.com - Sejumlah 8 (delapan) pemuda berbakat Kabupaten Malang menjadi duta peserta Jambore Pemuda (Jamda) Jawa Timur di Pamekasan, 20-22 Oktober 2019 ini. Mereka bakal unjuk keterampilan dan kreasi Malangan selama ajang ini. 

"Yang ditampilkan adalah talenta-talenta dan kreasi khas Kabupaten Malang oleh duta pemuda terbaik yang sudah terseleksi sebelumnya. Penampilan mereka juga akan dinilai bersaiang dengan wakil daerah lain se Jawa Timur, " kata Kasi Pembinaan dan pengembangan Kelembagaan Kepemudaan Dispora Kabupaten Malang, Rochma Atin, Kamis (17/10).

Dikatakan, penampilan ini diantaranya kolaborasi tarian yang dikreasi sendiri sehingga menjadi tarian khas Kabupaten Malang. Juga akan ditampilkan fashion carnival yang didisain dan dikreasi sedemikian rupa, yang memunculkan batik khas Malang. Salah satu pemuda yang dikirim, bahkan memiliki bakat khusus mendalang.

Selain unjuk talenta dan kreativitas khas daerah masing-masing, para pemuda duta Jamda Jatim ini akan diajak sarasehan terkait peran kepemudaaan. Juga bakal digelar pameran produk unggulan wirausaha muda yang sukses.

Menurut Rochma, kemampuan bidang digital pemuda juga dieksplorasi, yakni dalam bentuk dokumentasi kegiatan yang dilakukan pemuda.

"Semua kegiatan nantinya dijadikan video, lalu dipublish sebagai ajang promosi kekayaan dan kreativitas seni budaya yang dimiliki," terangnya. 

Delapan pemuda bertalenta Kabupaten Malang ini antara lain Ratri Nur Millasari, pemudi asal Panggungrejo Kepanjen, dan Fransz Ditto Jhoedy Pratama, pemuda asal Desa Amadanom, Kecamatan Dampit. 

Sementara itu, Sekretaris Dispora Kabupaten Malang Abdul Haris mengungkapkan, di luar kegiatan rutin seperti jambore pemuda, pihaknya perlu menginisiasi kegiatan yang sepenunnya melibatkan pemuda Kabupaten Malang. 

"Akan kami kumpulkan, potensi Kabupaten Malang banyak sekali yang bisa dikembangkan. Gagasan besar pemuda seperti apa sih, nanti ditampung dan difasilitasi," jelasnya. 

Abdul Haris berharap, dengan memberi ruang dan melibatkan lebih luas peran pemuda, maka akan lebih bisa memberdayakan potensi yang ada dalam bidang apapun. (amn/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU