Laik Fungsi, Seksi IV Tol Pandaan Malang Segera di Operasionalkan

  • 18-10-2019 / 19:09 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Laik Fungsi, Seksi IV Tol Pandaan Malang Segera di Operasionalkan Gerbang Tol Pakis sudah dilengkapi dengan peralatan tol.

Malangpostonline.com - Seksi IV tol Pandaan Malang segera beroperasi. Ini seiring dengan surat laik jalan dari Dirjen Binamarga, Kementrian PUPR telah keluar. Direktur Teknik PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), mengatakan surat laik fungsi dikeluarkan Rabu (16/10) lalu.

Dia menjelaskan, surat laik fungsi ini diterbitkan mengaju pada pasil peninjauan fisik seksi IV tol Pandaan-Malang, akhir Agustus lalu. Dimana saat itu peninjauan, tim yang terdiri dari sekitae 30 lembaga ini menemukan adanya kekurangan. Diantaranya adalah rambu-rambu jalan yang belum terpasang, juga penerangan jalan umum.

”Pertama datang tim menemukan pekerjaan yang belum sempurna. Itu sebabnya, setelah tim pulang, kami pun langsung melakukan penyempurnaan,’’ katanya. Dia pun mengatakan, saat tim uji laik fungsi datang kembali pada pertengahan September lalu, kondisi fisikseksi IV tol Pandaan Malang sudah lebih sempurna.

”Setelah tidak menemukan kekurangan, tim uji laik fungsi langsung memproses. Dan kemarin (Rabu) surat uji laik fungsi sudah keluar,’’ katanya. Ditanya langkah selanjutnya? PT JPM mengaku masih menunggu Surat Keputusan (SK) Tarif dari Kementrian PUPR. Menurut Siswantono, pihaknya belum dapat mengoperasionalkan jalan yang menghubungkan Kecamatan Singosari dan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini lantaran SK tarif  belum keluar.

”Tarifnya sebetulnya sama dengan seksi 1, seksi 2 dan seksi 3. Yaitu Rp 898 perkilometer. Namun demikian, untuk rincian tarif, itu diperlukan SK. Rincian itu maksudnya adalah dari Pandaan-Pakis, tarif yang dikenakan harus jelas. Dan kejelasan itu ditunjukkan dalam SK,’’ ungkapnya.

Siswantono sendiri menbgaku sejauh ini pembangunan seksi IV Tol Malang –Pandaan memang menjadi prioritas. Itu karena pembangunan tol ini sendiri ditarget,yaitu pada akhir tahun nanti semua pekerjaan telah selesai dikerjakan.

”Nanti begitu SK tarif keuat, langsung operasional. Untuk saat ini kami memilih menunggu,’’ tambahnya. Dia juga mengaku belum tahu, saat SK tarif itu keluar pihaknya lebih dulu melakukan uji coba atau langsung operasional.

”Ya itu nanti. yang jelas, SK nya harus keluar dulu, baru kemudian melangkah,’’ ungkapnya.

Ditanya dengan gerbang tol sendiri, Siswantono mengaku sudah siap.Masing-masing gate telah terpasang alat tol. Sehingga begitu operasional, betul-betul sudah siap. ”Sekarang ya itu, menunggu SK dari menteri. Harapan kami dalam waktu dekat dsidaj ada. Kalau tidak rawan terlambat, mengingat jabatan kabinet berakhir pada 20 Oktober mendatang,’’ tambahnya.

Sementara untuk seksi V tol Malang Pandaan, Siswantono mengaku saat ini pembangunannya sudah mencapai 76 persen. Selain melakukan pengerasan tanah, PT JPM juga sudah melakukan pembangunan jembatan.

”Untuk jembatan masih kurang satu, yaitu di Amprong 2. Sekarang sedang pengerjaan pondasi. Pertengahan November target kami pondasi selesai,’’ tandasnya.(ira/Malangpostonline.com)

Editor : ira
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : ira

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU