Berharap Hujan Turun

Bupati dan Ribuan Warga Salat Istisqa

  • 21-10-2019 / 18:42 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Bupati dan Ribuan Warga Salat Istisqa SALAT ISTISQA: Bupati Malang H.M. Sanusi bersama Forpimda dan masyarakat melaksanakan salat Istisqa' untuk memohon hujan.

Malangpostonline.com - Ribuan masyarakat Kecamatan Donomulyo, kembali menggelar salat Istisqa' berjamaah, Senin (21/10) sore di lapangan Desa Kedungsalam. Mereka berdoa mengharapkan segera turun hujan. Kekeringan yang melanda selama beberapa bulan ini, dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat. 

Salat Istisqa' tersebut berbeda dengan sebelumnya. Karena selain diikuti ribuan masyarakat Kecamatan Donomulyo, juga diikuti Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, serta Forpimda Kabupaten Malang, termasuk TNI dan Polri. "Sudah lama sekali tak turun hujan. Maka dari itu kami memohon dan berdoa kepada Allah agar hujan segera turun," ujar Prawito salah satu warga.

 

Satu jam sebelum dimulai salat Istisqa' berjamaah, ribuan masyarakat sudah berbondong-bondong mendatangi lapangan Desa Kedungsalam. Sembari kedatangan rombongan Bupati Malang dan Forpimda, warga terlebih dahulu memanjatkan dzikir dan doa bersama.

Setelah itu, dilanjutkan dengan salat Ashar berjamaah. Baru kemudian dilanjut dengan salat Istisqa' dua rakaat. Imam salat Istisqa' dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Malang, KH. Fadhol Hija. Sedangkan bertindak sebagai Khatib adalah Ketua Baznas Kabupaten Malang, Ustadz H Hafidz Fanani. "Salat istisqa' ini merupakan salah satu ikhtiar atau usaha manusia untuk memohon hujan. Semoga dengan doa yang sudah dipanjatkan hujan segera turun," harap Sanusi.

Menurutnya, kekeringan di Kabupaten Malang memang sangat dirasakan masyarakat. Terutama, berpengaruh pada sektor pertanian dan peternakan. Kecamatan Donomulyo selama ini selalu terdampak kekeringan saat musim kemarau.

Selama ini, untuk mencukupi kebutuhan air bersih, terutama kebutuhan air minum, setiap hari kami memasok 11 tangki air ke wilayah kekeringan. "10 tangki dari Pemkab Malang sedangkan satu tangki dibantu dari Polres Malang," katanya.

Ke depan untuk mengatasi kekeringan ini, Pemkab Malang bekerjasama dengan Kementerian ESDM, akan membuatkan sumur bor di lokasi kekeringan. Saat ini, sudah ada 8 sumur bor yang sudah diresmikan. Empat diantaranya di wilayah Kecamatan Donomulyo. "Bantuan sumur bor ini, ke depan kami buat di semua daerah yang mengalami kekeringan. Harapannya tahun 2020 nanti, di Kabupaten Malang sudah tidak ada daerah yang mengalami kekurangan air bersih," paparnya. (agp/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU