Persiapan Pilkada 2020

Nasdem Buka Pendaftaran Cabup dan Cawabup

  • 21-10-2019 / 18:55 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Nasdem Buka Pendaftaran Cabup dan Cawabup Amarta Faza.

Malangpostonline.com - Partai Nasdem memastikan maju dalam Pilkada 2020 mendatang. Nasdem akan mengusung calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) sendiri. Salah satu bukti nyatanya, dengan membuka pendaftaran untuk Cabup dan Cawabup.

Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Nasdem, Choirul Anam, ketika dikonfirmasi Senin (21/10). Ia mengatakan, bahwa Nasdem telah membuka pendaftaran Cabup serta Cawabup sejak 23 September lalu. Sudah ada beberapa orang yang konfirmasi untuk maju Pilkada melalui Partai Nasdem. "Pendaftaran Cabup dan Cawabup ini, serentak dibuka mulai 23 September lalu sampai 23 Oktober," ucap Anam, sapaan akrabnya.

Dikatakan, pendaftaran Cabup dan Cawabup untuk Pilkada 2020 Kabupaten Malang, tidak hanya dibuka di DPD Kabupaten Malang. Tetapi pendaftaran calon juga bisa dilayani di DPW maupun DPP. "Apakah nantinya sepaket (Cabup dan Cawabup, red) lihat perkembangan pendaftaran terlebih dahulu. Pastinya Nasdem akan maju sendiri dalam Pilkada 2020 nanti," jelasnya.

Soal koalisi, Anam memastikan, sudah berkoordinasi dengan Parpol lain. Karena untuk maju dalam Pilkada minimal harus memiliki 10 kursi di DPRD. Sementara dalam Pileg 2019 lalu, Nasdem hanya mendapat 7 kursi. "Saat ini kami sedang intens koordinasi dengan PPP dan Demokrat. Tetapi kami juga tidak menutup kemungkinan berkomunikasi dengan Parpol lain," terangnya.

Terpisah, Ketua Pendaftaran dan Penjaringan DPD Nasdem Kabupaten Malang, Amarta Faza, dikonfirmasi memastikan telah membuka pendaftaran calon kepala daerah (Cakada) untuk Pilkada 2020. Partai NasDem menargetkan untuk memenangkan Pilkada serentak tahun 2020. 

"Sebagaimana prinsip kami, bahwa Partai Nasdem berpolitik tanpa mahar. Untuk persyaratan tentunya sesuai dengan persyaratan Kepala Daerah sesuai perundangan, yaitu setia pada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. Berusia sekurangnya 25 tahun, sehat jasmani rohani, serta bebagai persyaratan lain yang tertuang dalam Undang-Undang," terang Amarta Faza.

Menurutnya, tahapan pendaftaran Cakada sendiri, diawali dengan penjaringan. Kemudian dilanjut dengan verifikasi berkas pendaftaran, yang kemudian diusulkan ke DPP melalui DPW.

"Sesuai dengan Pasal 15 PO No. 006-PO/DPP-NasDem/IX/2019, seluruh struktur dan kader partai dilarang melakukan pungutan maupun mahar dalam bentuk apapun dalam proses pencalonan," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, sejauh ini sudah ada beberapa tokoh yang telah menjalin komunikasi untuk mendaftar ke Partai Nasdem. Semuanya memiliki kesempatan, tapi tentunya Partai NasDem memiliki kriteria khusus untuk melihat potensi bakal calon. "Nantinya kamu juga memperhatikan popularitas, akseptabilitas maupun elektabilitas. Bakal calon harus memiliki kompetensi dan komitmen kepada rakyat," paparnya.

Sementara itu, Abdur Rosyid Assadullah, Tim Penjaringan dan Pendaftaran Partai Nasdem, mengatakan bahwa sejauh ini sudah ada 8 orang yang berkomunikasi untuk mendaftar. Mereka dikabarkan akan mengembalikan formulir pendaftarannya pada Senin (21/10) sampai hari terakhir pendaftaran pada Rabu (23/10). "Delapan orang yang sudah berkomunikasi tersebut, selain dari kader Nasdem, juga ada dari akademisi serta birokrasi. Pendaftaran nanti akan kami tutup pada 23 Oktober pukul 24.00," pungkasnya. (agp/udi/Malangpostonline.com)

Editor : udi
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU