Ekspor DIET Bentoel Group Menuju 3.500 Ton

  • 22-10-2019 / 18:46 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Ekspor DIET Bentoel Group Menuju 3.500 Ton POTONG TUMPENG: Pemotongan tumpeng oleh Presiden Komisaris Independen Bentoel Group Hendro Martowardojo, menandai Perayaan Ekspor DIET dengan produksi ke 2.800 ton.

 

Malangpostonline.com - Bentoel Group terus melakukan pengembangan. Tak hanya untuk produk rokok. Tapi juga produk tembakau. Dengan nama Dry Ice Expanded Tobacco (DIET), Bentoel Group terus melakukan ekspor. Ekspor dilakukan ke lima negara. Yaitu Korea, Singapura, Vietnam, Pakistan, Sri Langka. Perayaan ekspor DIET ini digelar Selasa (22/10) siang tadi.

Di pabrik DIET Bentoel Group, Desa Randuagung, hadir langsung Presiden Komisaris Independen Bentoel Group Hendro Martowardojo, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang Rudy Hery Kurniawan, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan dan Cukai Kanwil DJBC (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai) Jatim II, Koento Wijanarko dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Malang, Nurbaeti Munawaroh.

”Pada bulan Oktober pengiriman DIET mencapai 2.800 ton,’’kata Hendro.

Dia mengatakan capaian tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung program ekspor pemerintah dan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Tapi yang membuat dia sangat bangga, adalah produk DIET ini dikemas oleh pabrik Bentoel  di Malang. Dan diracik atau diolah oleh SDM-SDM andal dari Malang.

”Kehadiran kehadiran pabrik ini turut membawa nama Malang mendunia karena pabrik di Malang ini adalah satu-satunya di Asia Pasifik,’’ ucap Hendro.

Dia menguraikan, total ada empat pabrik DIET milik British American Tobacco (BAT) di dunia. Yaitu Inggris, Jerman, Meksico dan Indonesia ada di Malang. DIET di Malang melayani Asia Pasifik dan Timur Tengah.

”Semangat yang kami usung adalah “Made in Bentoel” dan “From Malang to the World”. Pabrik ini luar biasa,’’ katanya.

Pabrik DIET sendiri dikatakan Hendro mulai beroperasi tahun 2018. Dengan nilai investasi Rp 293 miliar. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi pertatahun hingga 5000 ton.

”Sekarang sudah mencapai 2.800 ton, target kami produksi DIET mencapai 3.500 ton hingga akhir tahun mendatang,’’ tambahnya.

Pabrik DIET di Randuagung sendiri selain berisi orang-orang yang andal, juga dilengkapi dengan mesin yang andal. Menggunakan teknologi canggih, di pabrik ini mampu mengembangkan tembakau hingga 110 persen.(ira/ary/Malangpostonline.com)

Editor : Ary
Uploader : slatem
Penulis : ira
Fotografer : Guest

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU