Tim Kirab Panji NU Dapat Pesan Lewat Mimpi Pendiri Nahdlatul Ulama

  • 22-10-2019 / 19:22 WIB
  • Kategori:Kabupaten
Tim Kirab Panji NU Dapat Pesan Lewat Mimpi Pendiri Nahdlatul Ulama Tim Kirab Panji NU ketika mencium bendera Panji usai finish di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, setelah dibawa keliling 30 kecamatan.

Malangpostonline.com - Bendera Panji Nahdlatul Ulama (NU) tiba di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Selasa (22/10) petang. Sebelumnya bendera kebesaran NU ini, dikirab keliling Kabupaten Malang. Selama lima hari perjalanan kirab, tidak boleh terjatuh apalagi sampai menyentuh tanah.

Ketua Koordinator Kirab Panji NU, Yatimul Ainun, mengatakan bendera Panji NU tersebut dibawa keliling Kebupaten Malang selama lima hari. Mulai tanggal 18 Oktober sampai 22 Oktober. Kirab Panji NU ini, untuk memperingati Hari Santri Nasional 2019.

"Start Kirab Panji NU dari kantor MWC NU Kecamatan Kasembon, dan finish di Stadion Kanjuruhan Kepanjen," terang Yatimul Ainun.

Kirab Panji NU diikuti 31 orang. Terdiri dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang, santri, Banser, IBNU, IPPNU serta dari Kopri PMII. Selama lima hari, Kirab Panji NU keliling 30 kecamatan di Kabupaten Malang. Hanya tiga kecamatan yang tidak dilalui.

"Yakni Kecamatan Dampit, Tirtoyudo serta Ampelgading. Alasannya karena medan serta waktu jarak tempuh yang tidak memungkinkan. Karena tanggal 22 Oktober harus finish di Stadion Kanjuruhan Kepanjen," jelasnya.

Selama keliling, tim Kirab Panji NU mensiarkan bahwa Indonesia tetap kokoh dengan NKRI. Pancasila sebagai ideologi bangsa sudah final. Serta dalam berideologi membawa Ahlusunnah Waljamaah Annahdliyah, yang merupakan Islam toleran yang cocok untuk bumi Nusantara.

Dilanjutkan Ainun, selama perjalanan Kirab Panji NU, tim keliling memasuki beberapa desa. Dalam perjalanan banyak spiritual yang ditemukan. Salah satunya pesan melalui mimpi.

"Dimana dalam mimpi tersebut, kami didatangi salah satu ulama pendiri NU. Ia berpesan bagaimana selama perjalanan bendera Panji NU tidak sampai menyentuh tanah, apalagi sampai terjatuh," ungkapnya.

Sementara, setiba di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, bendera Panji NU tersebut langsung diserahkan kepada pengurus PCNU Kabupaten Malang. Setelah penyerahan, tim Kirab Panji NU langsung melakukan prosesi salaman dan mencium bendera kebesaran Nahdlatul Ulama tersebut.

Resepsi puncak peringatan Hari Santri Nasional yang diadakan oleh PCNU Kabupaten Malang di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, malam harinya dilanjutkan dengan Istighotsah Kubro dan Ijazah Kitab Arbain Nawami. Acara tersebut diikuti PCNU Malang Raya serta Majelis Maulid wat Ta'lim Riyadlul Jannah.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU